Aiptu Joko Nurhadi Bhabinkamtibmas : Jelang Idhul Adha Kebutuhan Hewan Qurban Meningkat Waspada Uang Palsu

Polres Trenggalek – Transaksi di pasar harus lebih berhati – hati apalagi kalau menggunakan pecahan uang tunai, kurangnya alat untuk mendeteksi keaslian uang dalam transaksi. Muncul modus kejahatan yang menggunakan peredaran uang palsu di pertukaran uang waktu transaksi di pasar, mengingatkan agar kejadian tidak muncul di pasar hewan Pule. Aiptu Joko Nurhadi Bhabinkamtibmas Kembangan Polsek Pule Polres Trenggalek berpesan tingkatkan kewaspadaan peredaran uang palsu, Rabu (2/8).

Di dunia Modern seperti sekarang ini pertukaran uang menjadi kebutuhan setiap hari, tradisi sistem barter dalam jual beli sudah lama ditinggalkan. Pergantian pertukaran uang dengan barang cenderung menggunakan uang, disisi lain bagi pelaku kejahatan juga memanfaatkan pertukaran uang dengan uang palsu. Kalau diamati sekilas bentuk dan gambarnya hampir mirip dari copyan uang aslinya, hal ini sering terjadi di masyarakat tanpa di sadari menerima uang Palsu.

Modus kejahatan menggunakan uang palsu pernah ada di wilayah Pule, dengan modus pelakunya membeli rokok dengan uang seratus ribuan. Tanpa melepas helm teropong yang digunakan untuk membayar transaksi rokok dengan pemilik toko, tanpa curiga diterima pemilik toko dan baru terasa saat diraba berbeda dengan uang yang asli. Dari transaksi yang dilakukan pihak pelaku kejahatan, sudah menghasilkan rokok dan uang kembalian dari pihak toko. Dalam menyikapi peredaran uang palsu yang harus dilakukan dengan mudah melalui cara 3D yaitu, dilihat, ditrawang dan diraba.

“Aturan hukum melarang orang yang dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas negara atau uang kertas bank palsu sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak dipalsu, uang palsu yang ditiru atau dipalsu olehnya sendiri, ancamanya berat, sementera itu jika menemukan uang palsu silahkan melaporkan ke Polsek Pule Polres Trenggalek,” Kata Aiptu Joko Nurhadi di kerumunan penjual kambing di pasar hewan Pule.