Tingkatkan Profesionalisme, Satsabahara Polres Trenggalek Gembleng Kemampuan Peleton Dalmas

Polres Trenggalek – Salah satu tugas pokok Satsabhara selain Turjawali adalah pengendalian massa atau yang kerap disebut Dalmas. Dalmas merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki Satsabhara saat terjadi unjuk rasa skala besar. Dalmas bertugas memecah massa menjadi kelompok-kelompok kecil untuk mencegah terjadinya aksi anarkhis yang lebih besar yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat luas. Dalam pelaksanaannya, Dalmas bergerak dalam ikatan peleton dan kompi, bergantung dari jumlah massa dan tingkat anarkhis dan bahaya yang ditimbulkan.

Guna mengasah kemampuannya, Polres Trenggalek menggelar pelatihan bagi personel Dalmas inti. Sebagai instruktur adalah Kasatsabhara, AKP M. Zainal Arifin, S.Sos. didampingi Kaurbinops Satsabhara Iptu Sardono yang kebetulan baru saja mengikuti pelatihan Dalmas di Pusdik Brimob Watukosek.

Peserta pelatihan yang berjumlah tiga puluhan dan didominasi bintara remaja ini pun nampak sangat antusias mengikuti latihan. Cuaca yang sedikit mendung cukup menguntungkan karena membuat peserta tidak cepat lelah. Suara derap langkah kaki yang berjalan beriringan, ditambah teriakan kompak para peserta semakin membakar semangat mereka.

“Sebenarnya tiap anggota Polri sejak dari masa pendidikan sudah mendapatkan bekal ilmu pengetahuan tentang Dalmas. Latihan ini untuk me-refresh kembali agar tidak lupa. Sebagai tahap awal kita latihkan ikatan peleton terlebih dahulu. Setelah itu baru ikatan kompi” jelas AKP Zainal.

AKP Zainal menambahkan, dalam mengendalikan massa terdapat beberapa tahap yang dilalui. Dari tindakan preventif dengan menurunkan tim negosiator, hingga menggunakan peralatan pemecah massa seperti gas air mata atau water canon.

“SOP-nya mengacu pada Perkap nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan perkuatan dalam tindakan kepolisian. Ada tahapan-tahapannya” pungkas AKP Zainal.