Meningkatkan Keimanan Dalam Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Polres Trenggalek – Untuk mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek serta guna memupuk keimanan dan ketaqwaan terhadap Alloh SWT Pemerintah desa Suruh bersama tiga pilar dan tokoh agama desa Suruh bertempat di Balaidesa Suruh, Rabu (16/08) mengadakan semaan Al-qur’an dalam rangka memperingati Proklamasi kemerdekaan RI yang ke 72.

Dalam kegiatan semaan Al-Qur’an tersebut nampak kebersamaan antara Bhabinkamtibmas desa Suruh Polsek Suruh Polres Trenggalek Brigadir Ferry Eko, SH dan Bhabinsa desa Suruh Serda Pujianto dengan para tokoh agama desa Suruh yang sama sama mengikuti semaan Al-Qur’an.

Bhabinkamtibmas desa Suruh Brigadir Ferry Eko, SH dalam kesempatan tersebut tidak lupa menyampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas agar warga masyarakat khususnya tokoh agama untuk ikut bersama sama dengan Polsek Suruh Polres Trenggalek mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama.

“Mari kita bersama sama untuk mencegah kelompok kelompok radikalisme yang akan menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia ini,” kata Brigadir Ferry Eko, SH.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwasannya para tokoh agama yang ada diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek dalam mencegah perkembangan paham radikalisme dan terorisme dengan cara mengajarkan kepada warga masyarakat tentang agama yang benar dan tokoh agama dapat memberi pemahaman mengenai ajaran nilai nilai agama yang membawa kepada kedamaian, hal ini dikarenakan esensi agama yang sama sekali tidak pernah mengajarkan umatnya untuk saling membenci, apalagi sampai melakukan kekerasan untuk memaksakan kehendak.

Bhabinsa desa Suruh Serda Pujianto menambahkan bahwasannya tanpa didukung oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam mencegah paham radikalisme dan terorisme aparat keamanan akan kesulitan untuk mencegah perkembangannya sehingga perlu adanya kerjasama dari seluruh elemen masyarakat terutama para tokoh agama untuk menangkal segala pengaruh dari paham radikalisme dan terorisme.