Bhabinkamtibmas Joho Tekankan Tamu Harap Lapor di Desanya

Polres Trenggalek – Dalam Kegiatan Musrenbang tahun 2018 di Desa Joho disampaikan penekanan pada tamu yang wajib lapor mengingat pernah terjadinya salah satu warga yang memberi penginapan sampai beberapa minggu dirumahnya tanpa mengetahui aparat setempat, Kamis (28/9/2017). Acara yang dilaksanakan di balai Desa Joho melibatkan unsur tiga pilar termasuk Bhabinkamtibmas dari Polsek Pule Polres Trenggalek dan unsur pemerintahan Desa Joho, pendamping dari Kecamatan Pule.

“Kita harus perhatian dengan perkembangan situasi disekitar kita, selalu memperhatikan bila adanya tamu yang beberapa malam menginap tanpa adanya sepengetahuan ketua Rt. Kita harapkan kejadian baik saja, jangan sampai adanya kejadian orang menginap yang berujung pada ganguan situasi Kamtibmas. Dengan adanya penggerebekkan yang dilakukan warga, kepada tamu yang menginap. Permasalahanya akan panjang, secara hukum setiap tamu yang tidak melapor bisa dikategorikan dengan overtredigen pelanggaran dan bisa dipidanakan, ” Jelas Bripka Arif Tri, SH Bhabinkamtibmas dari Polsek Pule Polres Trenggalek didepan tamu Musrenbang desa.

Selain permasalahan mengenai tamu harap lapor, Bhabinkamtibmas dari Polsek Pule Polres Trenggalek menyampaikan sedikit arahan tentang pembinaan linmas desa. Sebagai mitra kerja Bhabinkamtibmas di desa, peran dan fungsi linmas sebagai unsur pembantu dalam terjadinya bencana alam dan kebakaran yang ada didesa, juga sebagai pemberi informasi kepada Bhabinkamtibmasnya dalam menjalankan tugas di desa. Dengan alokasi dana yang masih diajukan dalam pencapaian di tahun 2018, dana yang diberikan untuk digunakan keperluan dan operasional linmas agar sesuai dengan pelaksanaan. Dana yang tidak sebegitu besar agar di menet sesuai kebutuhan, jangan ada penyimpangan dari adanya dana yang akan turun.

Di Desa Joho dengan munculnya permasalahan yang sempat terjadi, dengan timbulnya gesekan antar aliran yang ada. Yang mana pernah akan diadakanya tempat beribadah yang sempat timbulnya permasalahan, namun berkat mediasi yang dilakukan tiga pilar Desa Joho bisa terselesaikan dengan damai dan semua mengerti tentang permasalahannya. Itu semua diharapkan menjadi perhatian yang dengan mengacu kepada kejadian yang pernah ada, permasalahan yang sama tidak akan timbul. Dengan harapan di Desa Joho akan tercipta kerukunan antar aliran yang ada, tanpa adanya gesekan atau permasalahan dari adanya macam aliran.