Dengan Majelis Dzikir Dan Sholawat Cegah Paham Radikalisme

Polres Trenggalek – Paham radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama sampai saat ini masih menjadi momok dan musuh dari seluruh warga masyarakat yang ada diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek dan seluruh warga Negara Indonesia.

Guna mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek pada malam ini (11/10) bertempat di Masjid Al Hidayah Jonggol Desa Suruh dilaksanakan Sholawatan dan pengajian oleh Majelis Dzikir Sholawat Banjari Al Muhibbin Kabupaten Trenggalek

Dalam tauziahnya Kyai Haji Maksum mengatakan bahwa kita sebagai umat beragama jangan mudah dipengaruhi oleh orang orang yang sengaja mengembangkan paham radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama ciri dari kelompok mereka adalah mudah mengkhafirkan orang yang tidak sepaham dengan mereka.

“Mari kita hilangkan sifat iri dan dengki sehingga kerukunan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tetap akan terpelihara untuk obat hati iri dengki adalah memperbanyak membaca Al Quran dan mengemakan Sholawat disetiap sendi sendi kehidupan serta kita selalu mengingat akan kematian,” katanya

Dalam kesempatan tersebut Ps Kanit Intelkam Polsek Suruh Polres Trenggalek Aiptu Suparno yang mewakili Kapolsek Suruh mengajak kepada para jemaah agar senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama,para jamaah diharapkan jangan mudah dipengaruhi ataupun dirpovokasi oleh oran orang yang tidak bertanggung jawab yang berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama.

“Mari kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan diantara umat beragama dengan saling menghormai satu dengan yang lainnya dan kita jadikan perbedaan menjadi alat persatuan dan kesatuan serta perekat diantara anak bangsa,” ujar Kanit Intelkam.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwasannya penyebaran paham radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama pada akhir akhir ini semakin mengkhawatirkan, penyebaran serta pola rekruitmennya pun semakin kompleks untuk itu dibutuhkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat guna mencegah masuknya dan berkembangnya paham tersebut diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek.

“Polsek Suruh Polres Trenggalek sangat berharap para tokoh agama dapat terus membantu aparat keamanan dalam mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme dengan memberikan pemahaman agama yang benar sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan ajaran dan paham radikalisme,” pungkasnya.