Kapolsek Gandusari Bersama Muspika Hadiri Kegiatan Ngobrol Pintar Di Desa Wonorejo

Polres Trenggalek – Kapolsek Gandusari Polres Trenggalek AKP Rohadi S.H, bersama Muspika Gandusari telah menghadiri kegiatan Ngobrol Pintar (Ngopi) dalam rangka kegiatan ngantor di desa yang di selenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Trenggalek, bertempat di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, selasa, (14/11/2017).

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Wakil bupati Trenggalek, Kadis PMD Trenggalek saudara Joko Wasono, Muspika Gandusari, Kampak dan Munjungan, Kepala KUA Kecamatan Gandusari, Kepala Desa se Kecamatan Gandusari, Kampak dan Munjungan, Ketua BPD se Kecamatan Gandusari, Kampak dan Munjungan,
Pendamping Desa se Kecamatan Gandusari.

Sambutan Camat Gandusari yang di wakili oleh Sekcam saudara Samelan pada intinya ucapan salam dan penghormatan, ucapan selamat datang kepada seluruh undangan, menyampaikan permohonan maaf Camat Gandusari tidak bisa hadir karena tugas ke Surabaya. Menjelaskan tentang otonomi desa yang telah berjalan baik di Kecamatan Gandusari. Dalam acara ngopi ini di harapkan muncul timbal balik dan tukar pengalaman antar Kepala Desa dan aparat tetkait.

Sambutan Kadis PMD Kabupaten Trenggalek pada intinya ucapan salam dan penghormatan, kegiatan ngopi (ngobrol pintar) di desa kali ini adalah tahap akhir setelah serangkaian tahapan yang telah di laksanakan. Lahirnya uu no 6 tahun 2014 tentang Desa, Desa menjadi penting posisinya dalam pembangunan suatu daerah.

Pemerintah Pusat sangat memperhatikan desa, sehingga di gelontorkan anggaran yang besar ke desa. Kepala desa dan BPD harus bisa bekerja dan mengawal secara profesional dan mengelola anggaran, kegiatan ngopi di harapkan agar terwujudnya sinergitas dalam rangka pembangunan di kabupaten Trenggalek. Setelah kegiatan ngopi di desa berharap setiap muncul masalah ada solusinya.

Bulan April 2019 banyak Kepala desa yang masa jabatannya berakhir, berharap sebelum masa jabatan Kades habis agar sudah tersusun rencana pembangunan desa, meminta bulan Desember 2018 Apbdes sudah clear semua.

Penggunaan anggaran desa harus di pentingkan untuk kesejahteraan masyarakat. Kondisi sosial suatu masyarakat dapat dijadikan sarana pembangunan desa, pembangunan di desa yang menggunakan anggaran perlu pengawasan dari pihak pihak terkait. Tujuan pembangunan untuk mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan rakyat.

Sambutan Wakil Bupati Trenggalek pada intinya ucapan salam dan penghormatan, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati tidak bisa hadir karena tugas ke Luar Negeri. Undang – undang desa di bentuk bertujuan untuk memeratakan demokrasi. Kegiatan ngopi (Ngobrol Pintar) di desa di harapkan dapat membangun kesepahaman untuk menyamakan persepsi agar pembangunan desa lancar. Semua pihak di harapkan bisa menjadi early warning sistem dalam pembangunan desa. Diharapkan membangun Bumdes bersama di tingkat Kecamatan sehingga pengeluaran dapat di minimalisir.

Setelah sambutan Wabup Trenggalek, acara di teruskan dengan acara inti, yaitu diskusi antar peserta. Dalam diskusi para Kapolsek yang di wakili Kapolsek Gandusari menjelaskan bahwa “sesuai arahan Kapolri bahwa Polri di desa Bhabinkamtibmas tidak boleh intervensi pada Kepala desa dalam mengelola anggaran desa, hanya mengawasi dan mengawal, apabila di temukan penyelewengan anggaran harus di ingatkan. Bhabinkamtiamas adalah pendamping Kades dalam membangun desa” ujar AKP Rohadi Kapolsek Gandusari.