Sikapi Perkembangan Dunia Maya, Ini yang Dilakukan Polisi Jaman Now Jawa Timur

Polres Trenggalek – Era Globalisasi saat ini tak lepas dari pesatnya perkembangan teknologi informasi. Setiap menit, setiap detik selalu ada saja teknologi yang terbarukan. Demikian pula dengan Medsos atau media sosial. Hampir semua pemegang smartphone memiliki minimal satu akun. Setiap hari, Jutaan pengguna di Indonesia hampir dipastikan mengakses akun Medsos yang dipunyai.

Medsos bisa diibaratkan pisau bermata dua. Jika digunakan dalam hal positif seperti sebagai sumber pembelajaran, menambah wawasan tentu akan membawa manfaat bagi penggunanya. Sebaliknya Medsos pun bisa dijadikan media kejahatan seperti penipuan, scamer, adu domba atau provokasi, saling hina, menyebar hoax yang membawa dampak negatif dan merugikan masyarakat luas.

Melihat kondisi ini, Polisi jaman now dituntut tidak hanya memahami tapi mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan siber khususnya dunia maya. Pencegahan ini menjadi sangat penting mengingat perkembangan siber yang demikian pesat. Kebebasan tanpa batas di dunia maya dan berlindung pada akun abal-abal sangat terasa berdampak pada kondisi Kamtibmas di dunia nyata.

Oleh karenanya, Bidhumas Polda Jatim, hari ini menggelar gathering dengan warganet se Jawa Timur di Hotel Wildham Surabaya. Di tengah-tengah ratusan warganet yang hadir, nampak Kapolda Jatim Irjen Irjen Pol Machfud Arifin di dampingi Kabidhumas Kombes. Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K, pejabat utama Polda Jatim serta Kasihumas Polres jajaran. Rabu (15/11)

Sebagai satuan dibawah Polda Jatim, Polres Trenggalek sendiri mengirimkan 10 orang warganet dari beberapa kecamatan yang dipimpin langsung oleh Kasihumas Iptu Supadi bersama dua anggotanya Brigadir Futo Parietal Prasetyo dan Brigadir Candra Kholifatul Huda.

Dalam arahannya, Kapolda Jatim menyatakan bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi antara Polri dengan para warganet yang secara nyata telah banyak membantu Polri dalam counter opini yang berkembang di media sosial.

Kedepan, Jawa Timur akan punya hajat besar yakni Pilkada yang tidak menutup kemungkinan menjadikan Medsos sebagai media kampanye dan meraih simpati publik. Para warganet Jatim diharapkan dapat berkontribusi menjaga Kamtibmas kondusif melalui jaringan media sosial.

Senada dengan Kapolda Jatim, Kabidhumas Kombes. Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K., menuturkan peran warganet sangat besar dalam menjaga dan membentuk opini publik karena tidak mengenal teritorial. Semua warganet punya kewajiban moral untuk menjadikan Jatim aman dan kondusif.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubaghumas Polres Trenggalek Iptu Supadi, SH menerangkan, warganet harus cerdas dan bisa menjadi contoh bagi yang lain. Jangan tergesa-gesa meneruskan atau share berita/informasi sebelum mengetahui kebenaran dari informasi itu sendiri.

“Sekarang kan banyak bertebaran berita hoax, disinilah peran netizen diperlukan. Membantu meluruskan berita yang tidak benar serta membangun opini positif sesuai dengan fakta yang ada” ujar Iptu Supadi.

Tak ketinggalan, Iptu Supadi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warganet di Trenggalek yang selama ini telah membantu mewujudkan Trenggalek yang aman dan kondusif baik di dunia maya maupun dunia nyata.