Kapolsek Dongko Koordinasi dengan Perhutani Mewujudkan Penyelesaian Masalah Tanpa Ekses

Polres Trenggalek_Terus berupaya untuk melakukan pencegahan terjadinya penyerobotan tanah negara atau klaim tanah hutan oleh masyarakat di wilayahnya,
Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., melakukan koordinasi dengan Pihak perhutani. Senin, 27/11/2017.

Dalam kesempatan koordinasi dengan pihak Perhutani bertempat di rumah dinas Kepala BKPH Dongko  Sdr. Sumarso saat bersama KRPH Sumberbening Sdr. Sunardi, Kapolsek Dongko AKP Tri Basuki,SH., menuturkan untuk mencegah terjadinya konflik antara Perhutani dengan Masyarakat perlu adanya kiat khusus diantaranya
lakukan dulu pendekatan secara persuasif ke pada para pengelola lahan hutan yang mengklaim tanah tersebut miliknya dengan harapan ada kesadaran bahwa tanah hutan tersebut adalah milik negara,  sehingga pendekatan persuasif edukatif adalah menyelesaikan permasalahan tanpa ekses.
“Langkah Perhutani jangan sampai menjadi pemicu yang akhirnya menimbulkan marahnya masyarakat kepada Perhutani dan hanya menjadikan konflik yang berkepanjangan,” ungkap AKP Tri Basuki SH.

Tolong tingkatkan penggalangan kepada tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat Desa hutan, guna terciptanya situasi yang sejuk yang akhirnya masyarakat sadar bahwa tanah hutan negara tidak bisa dimiliki pribadi atau bahkan diterbitkan Sertifikat Hak milik,  jika itu bisa adalah bohong atau Palsu, tegasnya.

Hutan merupakan milik negara dan Perhutani sebagai leading sektornya,  maka sudah seharusnya bisa merangkul dari seluruh elemen masyarakat sekitar kawasan hutan, sehingga dapat membantu kinerja Perhutani untuk melestarikan pesona hutan.
“Apabila hutan itu gundul karena ulah pembalakan liar, akibatnya adalah rusaknya ekosistem,tanah hutan menjadi mudah terkikis dan pastinya bencana alam (tanah longsor misalnya) yang bisa merenggut nyawa /korban jiwa dan harta benda,” pungkas AKP Tri Basuki,SH.