Sinergitas Tiga Pilar Dalam Membangun Eksistensi Linmas Desa Jombok

Polres Trenggalek – Sabtu (2/12), bertempat dibalai desa Jombok dilaksanakanya kegiatan proses pendidikan jangka pendek yang menggunakan prosedur yang sistematis dan terorganisir bagi unsur Perlindungan Masyarakat yang dikenal dengan Linmas. Dalam kegiatan yang dilaksanakan turut sertanya tiga pilar, termasuk Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek desa Jombok Bripka Sarwanto yang duduk sejajar dengan unsur lainya dari Babinsa Koramil 0806/10 Pule Serka Edit dan dari Satuan Polisi Pamongpraja kecamatan Pule Subroto, S.sos yang bersama -sama mendampingi dan mengisi kegiatan.

 

 

” Perlindungan Masyarakat ( Linmas) merupakan satuan yang mendukung keamanan dan ketertiban di desa, dan membantu bila adanya bencana tanah longsor dalam evakuasi orang maupun barang yang tertimpa longsoran. Dalam pelatihan disini ditekankan sifat relawan yang sanggup melaksanakan tugas dengan tanpa pamrih dan pengabdian menjadi pendukung pemerintahan desa,” Kata Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek desa Jombok, Bripka Sarwanto saat dikonfirmasi dilokasi kegiatan.

 

 

Istilah Linmas yang merupakan singkatan dari Perlindungan Masyarakat telah mengalami distorsi pengertian sehingga terjebak dalam anggapan umum yang hanya mengaitkan dengan sebuah fungsi dalam masyarakat yaitu fungsi linmas atau lebih dikenal dengan Pertahanan Sipil atau Hansip. Merunut kepada kenyataan tersebut maka perlu di gali kembali tentang istilah dan pengertian dari Perlindungan Masyarakat dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) itu sendiri.

 

 

Pengertian Satuan Perlindungan Masyarakat dapat ditemukan pada Peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2009 tentang Penugasan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Penanganan Ketenteraman, Ketertiban, Dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilihan Umum pada pasal 1 butir 1 yaitu : Satuan Perlindungan Masyarakat yang selanjutnya disebut Satuan Linmas adalah warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan.