Kapolsek Dongko Hadir Dalam Kegiatan Pembagian Sertifikat Prona

Polres Trenggalek – Selasa 13/3/2018  bertempat di gedung serbaguna Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek dilaksanakan pembagian sertifikat Program Nasional (Prona) pengajuan masyarakat Desa Dongko tahun 2017.

Tampak hadir dalam kegiatan diantaranya Kapolsek dongko AKP Tri Basuki, S.H., mewakili Muspika Dongko, Kepala Desa Dongko Saudara Marni, Petugas dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Trenggalek Saudara MARLAN bersama 6 anggota, kelompok masyarakat (pok mas) dan 703 warga masyarakat Desa Dongko yang mengajukan sertifikat Prona.

Saat membuka pelaksanaan pembagian sertifikat dari Negara oleh petugas BPN Trenggalek, Kepala Desa Dongko Saudara MARNI mengucapkan terimakasih kepada petugas BPN yang telah menyelesaikan pengajuan sertifikat warga Desa Dongko dari program Prona, yang mana pada tahun 2017 warga masyarakat Desa Dongko mengajukan sertifikat sebanyak 703 bidang yang dapat di selesaikan semua oleh BPN trenggalek, ucapnya.

Selanjutnya mewakili Muspika Dongko AKP Tri Basuki,S.H., dalam sambutannya mengatakan bahwasanya kegiatan ini merupakan wujud dari Negara hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, ungkapnya.

Masih kata AKP Tri Basuki, S.H.,
kami menghimbau agar masyarakat khususnya Desa Dongko tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum jelas kebenarannya ( hoax), sekaligus kami juga mengharapkan ” apabila nanti sudah menerima sertifikat, tolong jangan di pinjamkan orang lain untuk digunakan mengajukan hutang,” imbuhnya sambil diberikan tepuk tangan oleh seluruh hadirin.

Yang terakhir diharapkan bagi pemohon sebelum menerima sertifikat di cek dulu sudah benar atau belum, dan dalam penyerahan sertifikat  nanti bisa berjalan tertib dan lancar,” imbuh AKP Tri Basuki,S.H.,

Sementara itu Saudara Marlan dari pihak BPN Trenggalek menjelaskan soal teknis pengambilan sertifikat Prona, bahwasanya proses pengambilan sertifikat akan dilayani oleh petugas dan diharapkan antre dengan tertib sehingga dapat berjalan dengan lancar, pesannya.

Dikatakannya ” bagi pemohon yang tidak bisa mengambil sertifikat secara langsung bisa di wakilkan kepada keluarga dengan catatan surat kuasa dengan bermaterai 6000 serta melampirkan foto kopi KTP pemilik sertifikat, untuk persyaratan pengambilan sertifikat calon penerima sertifikat harus dengan membawa tanda identitas berupa KTP.” pungkas Marlan.