Pertemuan Kapolsek Pule Iptu Suraji, SH, MH Dengan Tokoh Agama

Polres Trenggalek – “Kepada seluruh warga saya minta agar pro aktif melaporkan kejadian ke Polsek Pule Polres Trenggalek tentang terdapatnya kejadian yang membutuhkan penanganganan polisi. Ini juga untuk mencegah agar tidak terjadi tindak pidana kriminal dan isu yang berkembang tentang upaya penyerangan kepada ulama beberapa waktu yang lalu, ” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji kepada Mbah Pomo tokoh agama yang ada di Pule pada saat bertemu di counter Hp milik Sumo di area pasar Pule saat pasaran pahing, Selasa (13/3).

 

 

Menurut yang disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek sejalan dengan perkembangan zaman, pelaku yang menginginkan adanya gejolak situasi memanfaatkan dengan pemberitaan yang sifatnya fitnah dan menyesatkan melalui media sosial yang mudah diakses melalui layanan internet. Apabila masyarakat tidak waspada dan tanggap dengan Bermunculya pemberitaan Hoax akan mengarah kepada gejolak kerukenan yang mengakibatkan keamanan negara terancam, seperti negara yang hancur oleh isu hoax seperti syuriah.

 

 

Masyarakat harus bisa selektif terhadap pemberitaan yang diterima, jangan diambil langsung isi beritanya tanpa adanya pembanding pemberitaan dari sumber lain. Karena biasanya pelaku pengunggah berita Hoax mengambil judul yang seakan akan nyata dan langsung menarik simpati pembacanya, akan tetapi setelah didalami lebih lanjut isinya menyimpang dan terkesan menimbulkan fitnah dan propaganda.

 

 

Lebih lanjut perkataan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH, MH, Media sosial semestinya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif. Sayangnya, beberapa pihak memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif.Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda. Menyadari hal tersebut, sudah banyak kelompok yang secara proaktif mengajak masyarakat agar lebih cerdas menggunakan media sosial.