Komunitas Jurnalis Trenggalek Deklarasikan Anti Hoax dan Anti Narkoba

Polres Trenggalek – Puluhan wartawan dan jurnalis area Trenggalek mendeklarasikan diri anti hoax, berita bohong dan ujaran kebencian. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Kampanye Anti Hoax dan Anti Narkoba yang digagas oleh Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. di rumah makan Mbah Temin Dermosari Kecamatan Tugu Trenggalek. Uniknya, seluruh yang hadir menggunakan baju adat dari berbagai macam daerah di Indonesia. Rabu (14/03)

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Plt. Bupati Trenggalek, H. M. Nur Arifin, Dandim 0806 Trenggalek Letkol Inf. Dodik Novianto, S.Sos, Kajari Trenggalek Umaryadi, S.H., M.H., Kepala BNNK Trenggalek AKBP Akik Subki S.H., M.K, Pejabat Utama Polres Trenggalek, Humas instansi terkait, Ketua PWI Trenggalek Hamzah Abdillah, Muspika Kecamatan Tugu  dan anggota komunitas Jurnalis Trenggalek NCT (News Channel Trenggalek)

Hamzah Abdillah dalam sambutannya mengungkapkan sejarah berdirinya NCT sebagai sebuah komunitas berkumpulnya para jurnalis dan aktivis di Trenggalek hingga kemudian berkembang menjadi sebuah grup WA dan facebook. Pimpinan kantor koran Duta di Trenggalek ini juga mengapresiasi kinerja Kapolres Trenggalek dan jajaran yang kerap turun langsung kelapangan.

Terkait Hoax, Pria yang juga Ketua PWI ini menuturkan sekarang ini diseluruh Indonesia, banyak bertebaran hoax, berita bohong maupun ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Hari ini harus clear, tidak ada pemberitaan tanpa fakta yang otentik” ujar Hamzah

Senada, Kapolres Trenggalek menuturkan, saat ini banyak ditemukan isu-isu sensitif dan ujaran kebencian khususnya melalui media sosial  yang akumulasinya membentuk mind set negatif dan menjadi masalah baru.

“Ini adalah ancaman gangguan kamtibmas tertinggi era sekarang.” Ujar AKBP Didit

“Mari edukasi yang baik kepada masyarakat dengan memberikan informasi positif dan valid” imbuhnya

AKBP Didit berharap, dengan acara deklarasi anti hoax ini dapat membawa perubahan dalam menyikapi dan mendukung pemberantasan hoax, ujaran kebencian dan isu Sara dalam rangka menjaga Kamtibmas kondusif khususnya di wilayah kabupaten Trenggalek.