Jangan Menaruh Kelengkapan Surat Motor di Bagian Jok Motor Bahaya

Polres Trenggalek – Salah satu penyampaian rombongan Polsek Pule Polres Trenggalek saat melakukan kegiatan dialogis setelah kegiatan sholat isya’ berjamaah dimasjid Muhammad Al sibahin, desa Jombok pada Rabu malam ( 04/04 ). Kegiatan penyampaian dilakukan mengingat kejadian pencurian motor yang meningkat di minggu -minggu ini dengan barusan adanya informasi Curanmor yang berada dilokasi berdekatan dengan wilayah Pule.

 

Kegiatan yang dilakukan KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Joko Nurhadi, Brigadir Yohan dan Briptu Candra, dalam kegiatan rutin dalam melakukan dialogis dengan tokoh agama, serta jamaahnya dalam mengajak untuk lebih waspada terhadap pelaku kriminal pencurian kendaraan bermotor. Kecerobohan bagi pemiliknya akan mempermudah bagi pelaku untuk membawa motor hasil curianya, pernah adanya kejadian orang yang kehilangan kendaraan bermotornya menaruh surat-surat dalam jok motor.

 

” Demi keamanan dan juga mengantisipasi adanya pelaku Curanmor yang mengancam, warga hendaknya melakukan pengamanan terhadap motornya dengan melakukan tindakan. Mengunci doble kendaraanya ketika akan ditinggalkan, dan jangan sesekali menaruh STNK maupun BPKB pada bagian jok motor, ini akan mempermudah dalam pelarian hasil curianya ketika ada pemeriksaan Polisi di jalan, ” kata KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Joko Nurhadi kepada Jamaah masjid muhammad al sibahin, desa Jombok.

 

Dalam situasi sekarang ini dengan dimunculkanya beberapa tempat kejadian pencurian kendaraan bermotor, menjadi polisi dalam pengamanan motor milik sendiri merupakan tindakan yang efektif dan lebih terfokus. Dengan melakukan tindakan -tindakan dalam memutus adanya kesempatan bagi pelaku pencurian untuk aksinya, tindakan bisa dilakukan dengan memarkir kendaraan ke tempat parkir saat ditinggal kan. Dengan ada yang mengawasi kesempatan bagi pelaku untuk berpikir dua kali, dan juga melakukan kunci double merupakan langkah tepat ketika posisi ditinggalkan.