Problem Solving : Kades Dan BKTM Selesaikan Masalah Perselingkuhan Oleh Warga

Polres Trenggalek – Setiap permasalahan yang terjadi ditengah tengah masyarakat tidak harus berakhir dan diselesaikan melalui pengadilan, hal ini terjadi pada Jum’at pagi (11/05) Kepala Desa Ngrandu Suparni bersama dengan Bhabinkamtibmas Desa Ngrandu Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Suwoyo telah menyelesaikan suatu permasalahan perselingkuhan (Problem Solving) yang dilakukan oleh warga Dusun Babatan Desa Ngrandu Kecamatan Suruh dengan seorang warga dari Kabupaten Jember.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Ngrandu Suparni bersama dengan Bhabibkamtibmas Desa Ngrandu Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Suwoyo dan juga Kasun Babatan serta Ketua Rt, Ketua Rw, Warga sekitar mendatangi rumah dari Partilah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan Junaedi dari Kabupaten Jember.

Dalam menyelesaikan masalah tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Ngrandu Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Suwoyo memanggil dan mengumpulkan kedua belah pihak yang bermasalah serta warga sekitar, didalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak serta warga diminta untuk tetap mengedepankan musyawarah dan mufakat serta seluruhnya harus mematuhi hasil keputusan bersama dan selalu menjaga keamanan serta ketertiban.

“Kami minta kepada yang bermasalah serta seluruh warga untuk tetap mengedepankan musyawarah mufakat demi keamanan dan ketertiban dan seluruhnya wajib untuk mentaati apapun hasil dari Musyawarah ini,” kata Aipda Suwoyo.

Setelah dilakukan musyawarah kedua orang yang diduga telah berselingkuh tersebut mengikuti kemauan dari warga yaitu kedua orang tersebut tidak lagi menjalin hubungan serta Junaidi yang merupakan warga dari Kabupaten Jember kembali ke daerah asalnya serta tidak akan kembali ke Desa Ngrandu serta menemui Partilah lagi, setelah disetujuinya kesepatan tersebut kedua belah pihak menandatangi hasil musyawarah dan akan mentaati semua kesepakatan,apabila kedua belah pihak melanggar akan dilakukan proses sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.

Secara terpisah, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP H Yasir WSD, SH mengungkapkan bahwa sebagai anggota Bhabinkantibmas, selain tugas sambang rutin juga dituntut memiliki kemampuan untuk mendeteksi dini ganguan kamtibmas yang ada diwilayahnya, disamping itu juga harus memiliki kemampuan untuk dapat menyelesaikan setiap permasalahan atau kejadian yang ada didesa binaannya.

“Dengan musyawarah tersebut tentunya hasil kesepakatam ini akan dapat diterima oleh kedua belah pihak yang bermasalah tanpa melalui peradilan sebagai wujud memberikan pengayoman dan rasa keadilan, sehingga akan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” pungkas AKP H Yasir.