Safari Jum’at, Polisi Sampaikan Himbauan Dan Titip Pesan Kamtibmas

Polres Trenggalek – Kepolisian dari Sektor Suruh terus melakukan sosialiasi tentang bahaya penyebaran berita bohong (hoax) melalui media sosial karena akan berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, warga masyarakat dihimbau agar tidak mudah percaya tentang adanya informasi negatif dan tidak jelas sumbernya yang banyak beredar di media sosial.

Salah satu sarana dalam menyampaikan himbauan untuk mencegah peredaran berita bohong (Hoax) adalah dengan melaksanakan Safari Jum’at, seperti pada Jum’at siang (11/05) Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP H Yasir WSD, SH bersama dengan anggota melaksanakan Safari Jum’at di Masjid Al Hidayah Jonggol Rt 20 Rw 08 Desa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek.

Usai pelaksanaan Sholat Jum’at berjamaah dan dilanjutkan dengan Sholat Ghoib yang ditujukan untuk anggota Polri yang terbunuh oleh kelompok Teroris, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP H Yasir WSD, SH menyampaikan himbauan dan peaan pesan kamtibmas serta mengajak warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap masuk dan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama sekaligus mencegah beredarnya berita hoax.

“Para kiai, ulama, dan masyarakat, kami imbau untuk ikut membantu memelihara kondusifitas kamtibmas menjelang pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tahun 2018, jangan sampai warga terpengaruh dengan adanya isu maupun berita berita bohong (hoax) yang banyak beredar dimedia sosial,” kata AKP H Yasir.

Dia menambahkan, bahwasannya penyebar berita bohong (hoax) dapat dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 Undang Undang No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dalam pasal itu disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, dapat diancam dan bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

“Polri mengingatkan kepada pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu demikian tidak melakukan lagi. Peran seluruh masyarakat sangatlah penting dalam pengawasan penggunaan teknologi, khususnya media sosial, kami minta warga dapat menyaring setiap menerima kabar atau berita sebelum menyebarkan kembali berita yang kita terima tersebut,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula AKP H Yasir juga meminta kepada para kyai serta tokoh agama untuk dapat memberikan benteng dan pemahaman tentang agama kepada warga supaya tidak mudah terpengaruh dengan paham radikalisme, sekaligus menghimbau untuk warga lebih meningkatkan kewaspadaan menjelang datangnya bulan suci romadhon agar segala gangguan kamtibmas dapat diminimalisir, “Bagi warga untuk tidak sungkan segera melaporkan ke Polsek Suruh Polres Trenggalek bila ada hal hal yang bisa menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas,” pungkasnya.