Belum Genap Satu Minggu Polri Masih Berduka Atas Meninggalnya Pahlawan Polri

Polres Trenggalek – Penyampaian tersebut dilaksanakan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH, MH di hadapan para anggota bhayangkari ranting Pule saat memberikan arahan dengan di dampingi Ny. Yayuk Suraji yang duduk disamping kirinya. Kegiatan arisan ranting bhayangkari Pule di laksanakan rutin dalam minggu ke -2 disetiap bulanya yang bertepatan dengan hari Minggu ( 13/05 ).

” Kedepanya tugas Polri semakin berat, hal ini di sebabkan berbagai gangguan Kamtibmas yang sudah muncul, diawali dari kerusuhan napi di tahanan cabang salemba di jakarta selatan beberapa waktu yang lalu. Dengan keberaradaan tugas Polri yang semakin berat, perlunya dukungan dari anggota Bhayangkarinya dalam memotifasi personel yang melaksanakan dinas, ” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji saat memberikan pengarahan.

Disampaikanya juga, masyarakat masih hangat dari pemberitaan Kejadian di mako Brimob ini menarik perhatian dunia internasional. Dengan cepat kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengumumkan klaim bahwa kerusuhan ini merupakan aksi ‘para tentara ISIS.” Kendati dilihat dari fakta lapangan, sulit menemukan adanya koordinasi atau perintah dari ISIS terhadap para napiter untuk melakukan aksi tersebut, penuturan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji.

Betapa pun, beberapa dari napiter tersebut memang berasal dari kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Jadi wajar apapun yang dilakukan, terutama jika menguntungkan bagi bahan propaganda, akan diakui sebagai aksi ISIS.

” Disusul kejadian teror di gereja santa maria surabaya, dan jalan diponegoro yang kesemuanya dilakukan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Yang menurut informasi jatuhnya korban bom bunuh diri yang meninggal salah satunya anggota Polri, ” lanjut Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji dalam penyampaian.

Atas kejadian tersebut pihak satuan atas memerintahkan mulai hari ini dilaksanakan siaga 1 untuk jajaran kepolisian agar mengoptimalkan dalam mencegah bahaya teroris sampai diwilayah. ” Arti dari siaga 1 adalah 3/4 kekuatan Polri siap siaga di markas atau sesuai dengan plotting. Mereka juga tidak boleh mengambil cuti, sehingga siap diterjunkan setiap saat sesuai kebutuhan,” jelas Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji.