Hadiri Purnawiyata SMP Negeri 2 Karangan Wakapolsek Pesan Kamtibmas

Polres Trenggalek – Wakapolsek Karangan Polres Trenggalek Iptu Mujiono.S.H. bersama Muspika Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek menghadiri acara purnawiyata siswa siswi kelas IX SMP Negeri 2 Karangan bertempat di gedung SMP Negeri 2 desa Buluagung  Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek, Senin (14/05).

Hadir dalam acara tersebut Muspika Kecamatan Karangan,Kepala desa Buluagung Sdr Suparlan, Kepala sekolah SMPN 2 Karangan para Bpk/Ibu guru, pengurus komite, siswa siswi kelas IX dan para orang tua kelas IX SMPN 2 Karangan,Kepala sekolah SMPN 2 Karangan dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada Muspika Kecamatan Karangan yang hadir untuk memenuhi undangan kami serta terimakasih pula kepada Bpk Kepala desa Buluagung Kecamatan Karangan serta terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu atas terselenggaranya acara pada hari ini bisa berjalan dengan lancar.

Selanjutnya kepada para siswa siswi kelas IX Kepala sekolah menyampaikan agar semua para siswa siswi yang melaksanakan purnawiyata pada hari ini untuk bisa melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi sesuai yang di inginkan oleh para siswa berdasarkan  bakat dan kemampuan masing-masing,selain itu Kepala sekolah juga mengharapkan agar lulusan SMP Negeri  2 Karangan bisa menjadi generasi muda yang tangguh berprestasi dan berkarakter serta bisa membawa nama baik Almamater.

Sementara itu Wakapolsek Karangan Polres Trenggalek dalam kesempatan tersebut menyampaikan himbauan –himbauan Kamtibmas kapada para siswa siswi SMP Negeri 2 Karangan untuk tidak melakukan perbuatan-berbuatan negatif seperti  terlibat kenakalan remaja yang mengarah kepada minum-minuman keras maupun terlibat  narkoba yang akhir-akhir ini sudah masuk di kalangan pelajar.

Tidak hanya itu Wakapolsek juga meminta kepada para siswa siswi SMP Negeri 2 Karangan untuk selalu bijak dan santun dalam menggunakan sosial media (sosmed) sebagai sarana komunikasi dan beropini,serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan para siswa siswi itu sendiri.