Silaturahmi Tokoh Agama Dan Takmir Masjid Untuk Cegah Paham Radikalisme

Polres Trenggalek – Guna untuk mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme sekaligus menciptakan kondusifitas kamtibmas diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek, seluruh jajaran dari Polsek Suruh rutin melaksanakan patroli dan sambang wilayah sekaligus bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta dengan warga.

Kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut seperti yang dilaksanakan oleh Ps Kanit Binmas Polsek Suruh Polres Trenggalek Aiptu Sukono bersama dengan anggota Polsek Suruh, yang pada Minggu malam (13/05) melaksanakan Patroli Harkamtibmas, Sholat Isyak berjamaah sekaligus bersilaturahmi dengan Ustadz H Kaderin dan takmir Masjid Al Iklas Dusun Gading Desa Suruh Kecamatan Suruh.

Dalam kesempatan silaturahmi tersebut Ps Kanit Bimas Polsek Suruh Polres Trenggalek Aiptu Sukono mengajak kepada para tokoh agama dan takmir masjid untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan guna untuk mencegah segala macam bentuk gangguan kamtibmas serta masuk dan berkembangnya paham radikalisme maupun terorisme yang mengatasnamakan agama.

“Polri sebagai ujung tombak didalam pemberantasan tindak pidana terorisme, tidak mungkin akan berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari seluruh warga masyarakat terutama dari para tokoh agama,” kata Aiptu Sukono.

Ia mengatakan bahwasannya dukungan dan peran aktif dari warga masyarakat tersebut dapat dilakukan dengan mengaktifkan kembali kegiatan pam swakarsa dalam bentuk siskamling yang sudah ada dimasing masing lingkungan,dan seluruh warga harus jeli mengamati setiap perkembangan yang terjadi dilingkungan tempat tinggalnya masing masing, serta segera untuk menginformasikan kepada Ketua Rt, Rw, Perangkat Desa, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas atau langsung melapor ke Polsek Suruh Polres Trenggalek bila dilingkunganya terjadi sesuatu hal yang mengarah pada tindakan radikalisme maupun terorisme sehingga dengan cepat akan dapat diambil suatu tindakan antisipasi.

“Hal terpenting dan paling mendasar adalah setiap warga wajib membentengi diri dengan Pancasila dan ajaran Agama yang kuat, tidak mudah terhasut dan tergiur dengan paham baru yang bertentangan dengan norma hukum maupun Agama,” pesan Aiptu Sukono.

“Kami minta para tokoh agama selalu memberikan bimbingan kepada warga supaya warga tidak mudah terhasut dan terpengaruh dengan paham paham yang menyesatkan,” pungkasnya.

“Kami ucapkan banyak banyak terimakasih kepada Polsek Suruh Polres Trenggalek yang telah peduli dan singah di Masjid ini, insakalloh kami akan terus melakukan pembinaan secara rutin dan terus menerus kepada warga agar tidak mudah terpengaruh oleh adanya paham yang dapat menyesatkan,” kata Ustadz H Kaderin.