Kapolsek Gandusari Hadiri Megengan Show Di Desa Jajar

Polres Trenggalek – Kapolsek Gandusari AKP Rohadi S.H, bersama Bhabinkamtibmas Desa Jajar Bripka Busairi Muklis menghadiri kegiatan megengan show yang bertempat di halaman rumah saudara Imam mukaryanto edi Rt 06 Rw.03 Dukuh Nglumpang Dusun Kebon Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, selasa (15/05/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Sekcam Gandusari, Kapolsek, Gandusari, Danramil / batuud, Kepala Desa dan Perangkat Desa Jajar, Babhinkamtibmas, Bhabins, tomas, toga, dan toda desa Jajar serta warga masyarakat sekitar yang semua berjumlah kurang lebih 300 orang.

Adapun susunan acara dalam kegiatan megengan show adalah sebagai berikut pembacaan tahlil, dan sholawat Nabi, Kemudian menyanyikan lagu Indonesia raya dan lagu yalalwaton dance islami, tari remong. Selanjutnya acara sambutan sambutan.

Sambutan Sekcam Gandusari pada intinya mengucapkan salam dan terima kasih atas undangan.yang di berikan. Menyampaikan bahwa efent megengan show yang dilaksanakan oleh pemuda JTC (Jajar Tangguh Community) merupakan kegiatan yang positif karena didalamnya terdapat aneka seni dan budaya yang dikemas dalam wadah islami dan kegiatan tersebut harus di lestarikan dan di jaga dengan baik. Himbauan kepada warga masyarakat agar menjelang bulan puasa tidak menyalakan petasan karena membahayakan ketika timbul ledakan. Himbauan agar tidak menaikkan balon api udara karena bisa mengganggu penerbangang karena saat ini pesawat yang ada di indonesia saat ini sangat banyak maupun dapat menyebabkan kebakaran lahan pertanian, hutan maupun pemukiman. Masih terkait menjelang bulan puasa agar pada saat ronda tidak membawa sound system berlebihan karena bisa mengganggu istirahat warga masyarakat.

Sambutan Kapolsek Gandusari pada intinya mengucapkan salam dan penghormatan kepada semua pihak yang terlibat dalam acara megengan show karena sudah mengundang muspika. Kemudian menyampaikan sebagai berikut “menjelang puasa megengan sudah menjadi tradisi budaya Islam yang baik karena saling bersilahturahmi, mberikan sodaqoh, pemerintah tidak melarangnya melainkan pemerintah mendukung kegiatan megengan. Menegaskan apa yang disampaikan pak Sekcam tentang tertib Tidak menyulut petasan, Tidak menyulut balon api dan tidak melakukan ronda saur yang menggunakan sound sistem itu semua demi ketentraman warga masyarakat, mari kita ciptakan ramadhan bulan yang penuh ampunan. Terkait masalah Radikalisme dan terorisme disampaikan bahwa tadi siang telah dilaksanakan iklrar bersama yaitu Forkopimda, Mui, FKub, Ormas, pemuka agama, tokoh masyarakat, ulama sepakat utk menolak faham radikalisme, menolak terorisme dan bersatu ikut peran aktif bersama TNI POLRI untuk membantu memberantas terorisme.

Kemudian agar kepada orang tua harus selektif dalam menyekolahkan anaknya, jangan sampai anaknya menentang pancasila, tanamkan jiwa cinta tanah air, jangan sampai kena pengaruh radikalisme. Agar kita semua tidak takut kepada teroris dan kita lawan semua teroris. Kemudian agar jika ada pendatang wajib lapor ke RT/RW, perangkat desa, Kepala Desa dan unsur Muspika. Sangat menyayangkan aksi terorisme yang terjadi akhir akhir ini karena punya aqidah yang salah dan melibatkan anak anak dan memusuhi bangsanya sendiri. Mari kita semua melawan aksi teror karena NKRI harga mati. Jangan percaya dengan berita berita bohong/hoax, isu sara memojokkan pemerintahan melalui medsos” ujar AKP Rohadi Kapolsek Gandusari.