Masyarakat Trenggalek Deklarasikan Lawan Terorisme dan Radikalisme

Polres Trenggalek – Masyarakat kabupaten Trenggalek mendeklarasikan diri melawan segela bentuk aksi terorisme. Hal tersebut dibuktikan dengan antusiasnya warga hadir dan mengikuti acara `Doa bersama untuk bangsa, bersama melawan teroris` yang di gelar tepat dibawah monumen Pancasila Alun-alun Trenggalek. Rabu (16/05)

Nampak hadir ditengah-tengah masyarakat Plt. Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H., Dandim 0806 Trenggalek Letkol Inf. Dodik Novianto, S.Sos, Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam, Kajari Trenggalek Umaryadi, S.H., M.H., Kepala BNN Trenggalek AKBP Akik Subki, Tokoh lintas agama, perwakilan ormas serta ratusan warga Trenggalek.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati H.M. Nur Arifin menyatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menunjukkan masyarakat Trenggalek tidak ingin dipecah belah serta sebagai bentuk dukungan kepada TNI Polri dalam menumpas terorisme yang marak belakangan ini.

“Tidak ada senjata yang paling hebat kecuali persatuan” Ucap Plt. Bupati

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang secara tidak langsung akan mampu menggugah semangat para petugas dilapangan.

“Kita memerlukan dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama memerangi dan melawan terorisme maupun radikalisme. Kita tunjukkan bahwa kita tidak takut. Tidak ada ruang bagi torisme dan radikalisme di Trenggalek” Tegas AKBP Didit

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin secar abergantian oleh para tokoh lintas agama dilanjutkan penandatangan deklarasi melawan teroris.