Dalam mencegah Timbulnya Kejahatan Teror Warga Harus Perhatian Lingkungan

Polres Trenggalek – ” Jangan takut dengan pelaku terorisme, untuk mencegah dari awal mereka akan melaksanakan aksinya di awali dari kegiatan dirumah. Dari permasalahan bila ditemukan warga dilingkungan yang memiliki kebiasaan aneh laporkan ke Polisi nanti kami lanjuti, ” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek saat berada dirumah warga desa Tanggaran yang diikuti personel lainya Aiptu Joko dan Brigadir Yohan saat dialogis, itu pada Rabu ( 16/05 ).

 

 

” Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah paham radikalisme dan tindak terorisme ialah memperkenalkan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar, Pengenalan tentang ilmu pengetahuan ini harusnya sangat ditekankan kepada siapapun, terutama kepada para generasi muda,” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji dalam dialogisnya.

 

 

 

Hal ini disebabkan pemikiran para generasi muda yang masih mengembara karena rasa keingintahuannya, apalagi terkait suatu hal yang baru seperti sebuah pemahaman terhadap suatu masalah dan dampak pengaruh globalisasi.

 

 

Dalam hal ini, memperkenalkan ilmu pengetahuan bukan hanya sebatas ilmu umum saja, tetapi juga ilmu agama yang merupakan pondasi penting terkait perilaku, sikap, dan juga keyakinannya kepada Tuhan. Kedua ilmu ini harus diperkenalkan secara baik dan benar, dalam artian haruslah seimbang antara ilmu umum dan ilmu agama. Sedemikian sehingga dapat tercipta kerangka pemikiran yang seimbang dalam diri.

 

 

Peranan kedua dalam mencegah masuknya paham radikal menurut penyampaian Kapolsek Pule Polres Trenggalek tentang pemahaman radikalisme dan tindak terorisme ialah memahamkan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar. Setelah memperkenalkan ilmu pengetahuan dilakukan dengan baik dan benar, langkah berikutnya ialah tentang bagaimana cara untuk memahamkan ilmu pengetahuan tersebut.

 

 

Karena tentunya tidak hanya sebatas mengenal, pemahaman terhadap yang dikenal juga diperlukan. Sedemikian sehingga apabila pemahaman akan ilmu pengetahuan, baik ilmu umum dan ilmu agama sudah tercapai, maka kekokohan pemikiran yang dimiliki akan semakin kuat. Dengan demikian, maka tidak akan mudah goyah dan terpengaruh terhadap pemahaman radikalisme sekaligus tindakan terorisme dan tidak menjadi penyebab luntirnya bhineka tunggal ika sebagai semboyan Indonesia.