Antisipasi Teroris, Polres Trenggalek Gelar Simulasi Pengamanan Mako

Polres Trenggalek – Maraknya aksi terorisme dibeberapa daerah, membuat Polres Trenggalek meningkatkan kewaspadaan pada level tertinggi. Tak mau sampai jatuh korban, sore ini Polres Trenggalek menggelar pelatihan dan simulasi pengamanan Mako dan penanganan penyerangan teroris. Jumat (18/05)

Sebagai tenaga instruktur adalah Iptu Supadi yang juga menjabat sebagai Kasubbaghumas dibantu Ipda Suyono dan Paurlat Aiptu Agus. Ketiganya merupakan mantan anggota Brimob yang telah terlatih dan memiliki skill memadai terkait tehnik dan taktik melumpuhkan teroris.

Ada tiga skenario yang dilatihkan. Pertama kondisi normal dimana petugas dari unit QRT Satsabhara melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan masyarakat yang memasuki ksatrian Mapolres. Pada kondisi ini, dijelaskan bagaimana cara melakukan penggeledahan dengan tetap menjaga jarak antara petugas dengan yang diperiksa.

Skenario kedua, digambarkan ada pengendara sepeda motor yang menerobos barikade dan dilakukan penanganan dengan cepat dilanjutkan pengamanan tersangka. Dan yang ketiga, diskenariokan penjagaan Mapolres diserang oleh 2 orang teroris yang membawa bom dengan cara menabrakkan diri kepada anggota. Namun dengan tehnik dan taktik yang dilatihkan mampu menghindar dan berhasil melumpuhkan teroris dengan senjata api.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. yang memantau langsung jalannya pelatihan menuturkan, pihaknya sengaja merefresh kembali tehnik pengamanan Mako sesuai dengan SOP agar anggota khususnya yang berjaga di depan lebih memahami tentang mekanisme dan langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi kondisi seperti itu.

“Simulasi ini sebagai langkah antisipasi kami. Kita coba semua tehnik untuk meminimalisir korban. Baik dari petugas maupun masyarakat.” Ujar AKBP Didit

Dalam pelatihan tersebut, seluruh anggota Polres turut hadir dan menyaksikan. Sebagai pemeran teroris diambilkan dari personel Satreskrim. Bahkan untuk mempertegas simulasi menggunakan peluru hampa sehingga peragaan pun berjalan seperti suasana yang sesungguhnya.