Himbauhan Dalam Pembuatan Jajanan Yang Sehat

Polres Trenggalek – Salah satu pedagang jajanan dan makanan untuk berbuka puasa yang terlihat laris salah satunya penjual makanan Sempol, jenis makanan ini dalam pantauan Personel Polsek Pule Polres Trenggalek yang banyak peminatnya. Dengan berbagai bentuk sempol dan bahan di jual salah satu pedagang sempol goreng di simpang lima Kasrepan, Kamis Sore Kemarin ( 17/05 ). Dalam pemenuhan adanya makanan yang sehat, personel Polsek Pule Polres Aiptu Marjani mengingatkan agar para pedagang sempol tidak menggunakan bahan pengawet maupun bahan lainya yang membahayakan kesehatan.

Menurut yang disampaikan personel Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani dalam dialog Kamtibmasnya, sesungguhnya bahan kimia bersifat esensial dalam peningkatan kesejahteraan manusia, dan penggunaannya sedemikian luas di berbagai sektor antara lain industri, pertanian, pertambangan dan lain sebagainya. Singkatnya, bahan kimia dengan adanya aneka produk yang berasal dari padanya telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Namun hal yang perlu kita waspadai adalah adanya kecenderungan penggunaan yang salah (misuse) sejumlah bahan (kimia) berbahaya pada pangan. Bahan kimia berbahaya yang sering disalah gunakan pada pangan antara lain boraks, formalin, rhodamin B, dan kuning metanil. Keempat bahan kimia tersebut dilarang digunakan untuk pangan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Di bawah ini diketengahkan sejumlah tujuan peruntukan dari senyawa-senyawa tersebut.

Dewasa ini industri pengolahan pangan tidak terlepas dari penggunaan Bahan Tambahan Pangan salah satunya yaitu Pengawet. Konsumsi makanan berpengawet sudah menjadi salah satu lifestyle bagi masyarakat dengan hidup modern. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan pengaruh dari bahan pengawet tersebut bagi kesehatan.

” Bahan tambahan pangan (BTP) itu sendiri adalah campuran bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk bahan pangan, ” kata personel Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani .

Pengawet merupakan BTP yang sering digunakan pada bahan pangan yang beredar di pasaran. Bahan pengawet umumnya digunakan untuk memperpanjang masa simpan bahan makanan yang mempunyai sifat mudah rusak. Bahan ini dapat menghambat atau memperlambat proses degradasi bahan pangan terutama yang disebabkan oleh faktor biologi.

Penggunaan pengawet dalam makanan harus tepat, baik jenis maupun dosisnya. Suatu bahan pengawet mungkin efektif untuk mengawetkan makanan tertentu, tetapi tidak efektif untuk mengawetkan makanan lainnya karena makanan mempunyai sifat yang berbeda-beda sehingga mikroba perusak yang akan dihambat pertumbuhannya juga berbeda. Beberapa bahan pengawet yang umum digunakan adalah benzoat, propionat, nitrit, nitrat, sorbat dan sulfit.