Polsek Gandusari Safari Tarawih Kamtibmas Di Masjid Sabilil Muttaqin Desa Wonorejo

Polres Trenggalek – Kapolsek Gandusari AKP Rohadi S.H, bersama anggota telah melaksanakan kegiatan safari Tarawih Kamtibmas bersama warga masyarakat di Masjid Sabilil Muttaqin Dusun Kebon Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, kamis (17/05/2018).

Hadir dalam kegiatan safari tarawih kamtibmas tersebut adalah Kapolsek Gandusari AKP Rohadi S.H, Perangkat Desa Wonorejo, Ka SPK Aiptu Karyono, Bhabinkamtibmas Desa Wonorejo Bripka Tri Budi Setiani, anggota polsek Gandusari, kemudian tahmir masjid Sabilil Muttaqin Dusun Kebon bapak Wiryono dan warga masyarakat sekitar masjid Sabilil Muttaqin Desa Wonorejo sejumlah 50 orang.

Dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut yang pertama melaksananan sholat Isyak berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanaan Sholat Tarawih berjamaah dengan imam kyai Sumarji.

Selesai pelaksanaan sholat tarawih dilanjutkan dengan tauziah atau sambutan oleh Kyai Sumarji selaku imam, yang intinya sebagai berikut mengucapkan salam, menyampaikan tentang peningkatan keimanan. Puasa ramadhan wajib dilaksanakan untuk pengendalian hawa nafsu. Mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolsek Gandusari yang berkenan hadir sholat tarawih dengan jamaah dan dimohon memberikan sambutan.

Sambutan dan himbauan kamtibmas oleh Kapolsek Gandusari yang intinya sebagai berikut mengucapkan salam dan terimakasih diberi waktu untuk binkamtibmas. Kemudian menyampaikan sebagaiberikut “di bulan puasa ramadhan ini mari kita ramaikan dengan solat tarawih berjamaah di masjid, ajak anak anak kita supaya menjadi anak yang ber aklakhul kharimah dan jangan sampai terpengaruh pergaulan yang salah. Dihimbau pada warga bila membangunkan untuk sahur tepat waktu, cukup dilingkungan sendiri sendiri, jangan meggunakan sound sistem yang berlebihan, apa lagi sampai ke wilayahnya orang lain yang membuat resah mengganggu warga masyarakat. Dihimbau warga tidak menyulut mercon dan tidak menaikan balon api udara karena bisa menimbulkan bahaya kebakaran hutan, lahan pertanian, pemukiman maupun dapat menggu lalu lintas udara pasawat terbang.

Kemudian hindari perkeleihan tawuran dengan sesama anak muda utamanya masalah perguruan silat kita harus lebih kuat bersatu walau berbeda perguruan. Antisipasi radikalisme dan terorisme memberantas terorisme bukan tugas aparat semata, warga harus membantu caranya bila ada tamu orang kos kontrak yang tidak jelas laporkan.

Penanggulangan faham radikalisme dimulai dari keluarga dari anak anak, contoh memilih ajaran agama Islam yang rahmatan lil alamin jangan tergiur dengan iming iming sekolah atau pondok yang maju tapi sebenarnya pendidikannya keras hormat bendera saja haram, nggak ngenalin Pancasila, merasa kelompoknya paling benar yang lain dianggap sesat, anak anak harus diajari budaya kita yang santun, gotong royong tanamkan rasa persatuan dan kesatuan Indonesia Pancasila sebagai landasan ya kebineka tunggal eka.

Adanya teror yang terjadi akhir akhir ini diharapkan masyarakat tidak panik Polri menangani secara profesional, kita lawan terorisme dengan semangat kebersamaan NKRI harga mati. Diharapkan atas peran masyarakat semuanya Desa Wonorejo dalam harkamtibmas, sehingga wilayah Gandusari tetap aman, kondusif.

Bila ada permasalahan lingkungan seleseikan melalui peran 3 pilar yaitu Kepala Desa Bhabinkamtibmas dan Babinsa dan didukung tokoh masyarakat” ujar AKP Rohadi Kapolsek Gandusari.