Agar Waspada Terhadap Pelaku Penipuan Secara Halus

Polres Trenggalek – Pesan yang disampaikan Personel Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani dan Aiptu Sopyan saat silaturahmi ke warganya, Tarsi, dusun Mbangun sari, desa Pule, itu pada Sabtu ( 16/06 ). Adanya pesan yang diberikan dalam mencegah adanya pelaku gendam yang bisa saja nyasar sampai di wilayah Pule, dengan mengingatkan kembali ke warga agar selalu waspada supaya tidak menjadi korban yang sama seperti di wilayah lainya.

 

 

Kejadian orang kena gendam sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu dan pelakunya sudah tertangkap, akan tetapi dalam mengantipasi kejadian yang sama tidak muncul diperlukan kewaspadaan setiap orang. Terutama bagi ibu -ibu yang sering menggunakan perhiasan yang dipakainya, ini dapat mengundang pelaku kriminal tidak hanya penjambretan akan tetapi juga aksi gendam akan mengintai. ā€ Upayakan tidak memakai perhiasan yang berlebihan yang bisa terlihat oleh pelaku kriminal, itu merupakan upaya dari individu dalam pencegahan pelaku kriminal, ā€ Kata Personel Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani kepada warga.

Lebih lanjut personel polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani mengatakan, hipnotis merupakan suatu teknik untuk memanfaatkan dan mengendalikan alam bawah sadar seseorang dengan berbagai cara seperti menggunakan pengaruh tatapan mata, tulisan, sugesti (ucapan-ucapan) dan lainya. Hipnotis dapat efektif hanya jika orang yang dihipnotis bersedia dihipnotis, jika korban sadar dan menolak maka hipnotis tidak akan bisa berjalan. Metode hipnotis ini dapat di pelajari secara ilmiah dan dikuasai dengan mengikuti proses pelatihan yang panjang dan bertahap.

Gendam dapat di ibaratkan metode hipnotis secara paksa menggunakan ilmu hitam atau sihir. Karena menggunakan ilmu hitam (bantuan Ghaib) sehingga gendam tidak tergantung pada bersedia atau tidaknya korban. Dan bahayanya Gendam atau sirep bisa dikuasai dalam sekejap dengan melakukan ritual atau mantra tertentu. Itu yang perlu diwaspadai masyarakat pada umumnya.