Polsek Munjungan : Km Tujuh Rengkek-Rengkek Munjungan Kampak Prioritas Pantauan Arus Mudik 2018

Polres Trenggalek –  Turunkan Unit Patroli untuk pengamanan dan pengawasan langsung dijalur rawan kecelakaan jalan raya Munjungan-Kampak turunan/tanjakan “Kalipeteng-Rengkek-rengkek” arus mudik maupun balik (H+3) lebaran tahun 2018. Minggu (17/06/2018) Pagi. Jalan raya Munjungan-Kampak tepatnya di tanjakan/turunan Kalipeteng dan Rengkek-rengkek paling jadi perhatian penting bagi jajaran Kepolisian Sektor Munjungan-Polres Trenggalek dalam pemantauan arus mudik maupun arus balik lebaran (H+3) tahun 2018. Jalur dengan turunan ataupun tanjakan tajam tersebut menjadi daerah paling rawan setiap tahunya. Kejadian rem blong ketika memasuki turunan dan tidak kuatnya kendaraan saat melewati tanjakan menjadi pemicu paling seringnya terjadi angka kecelakaan didaerah tersebut.

Berbagai upaya pihak Kepolisian Sektor Munjungan-Polres Trenggalek dan Pemerintahan Kecamatan Munjungan serta Organisasi yang ada diwilayah Kecamatan Munjungan dalam meminimalisir terjadinya kecelakaan didaerah tersebut, mulai dari pendirian posko (Res area), himbaun kendaraan Matic dan sebagainya agar istirahat pendinginan rem maupun mesin menjelang turunan tajam dan pantauan langsung Unit Patroli Polsek Munjungan dijalur rawan tersebut. Upaya yang diberikan pihak Kepolisian Sektor Munjungan pun dibilang cukup berhasil meski masih ditemukan beberapa kendaraan yang mengalami gangguan rem ketika memasuki turunan dan satu kendaraan pribadi R-4 yang mati mesinya ketika melewati tanjakan.
“Setidaknya kami sudah berupaya memberikan himbauan dan bimbingan teknik mengendarai kendaraan ketika memasuki turunan dan cara mengatasi kendaraan pada saat tidak kuat melewati tanjakan bagi para pengguna jalan yang baru kali itu melewati jalur tersebut, ketika melewati turunan harus ada keseimbang rem dan laju kendaraan supaya rem tidak lekas panas(Remnya jangan diinjak jerus) dan yang pasti pakai gigi satu bagi manual dan bagi matic pakai transmisi terendah, ketika melewati tanjakan dan tidak kuat langsung gunakan hand brake ketika bisa berhenti cari bantuan untuk membuat ganjalan pada roda dan ketika mesin mati parkir dengan posisi masuk gigi satu dan tetap gunakan hand brake” ungkap Bripka Anton Wahyudi pada saat bertugas Patroli tersebut.

Suripto pemudik dari kota Gresik yang mengalami sedikit masalah pada rem nya, mengaku dirinya sangat terbantu oleh adanya pihak Kepolisian yang siaga dijalur rawan kecelakaan sebagai rambu-rambu berjalan yang setiap saat memberikan himbauan dan peringatan sehingga pengguna jalan lebih hati-hati lagi dalam berkendara.
“Saya sudah beberapa kali ini kemunjungan, namun baru kali pertama ini saya mengemudi sendiri, dan ternyata memang jalurnya sangat extrime, rem saya sedikit blong namun syukur tidak terjadi kecelakaan yang serius. Saya juga ucapkan terimakasih kepada Kepolisian yang tadi membantu menepikan kendaraan dan selalu siaga dijalur extrime tersebut” ujar Suripto.

Dilokasi yang sama Patroli Kepolisian Sektor Munjungan juga telah mendapati kendaraan pribadi milik Saudara YATNO warga Desa Ngulungkulon yang mesinya mati pada saat tanjakan, namun Kepolisian tidak bisa berbuat banyak karena diprediksi kerusakan mesin yang menjadi penyebabnya dan harus memanggil mekanik, Polisi hanya bisa melakukan pengaturan arus ditanjakan tempat kendaraan yang mati mesinya tersebut. Kapolsek Munjungan melalui Wakapolseknya Iptu Budi Wahono menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan anggotanya dilapangan tersebut merupakan kegiatan guna meminimalisir angka kecelakaan terutama dijalur rawan laka lantas selama arus mudik dan balik lebaran tahun 2018 (Red/AA)