Rombongan Takziah Polsek Pule ke Salah Satu Tokoh Masyarakat

Polres Trenggalek – Kegiatan dalam memberikan penghormatan terakhir dan wujud jalinan kekeluargaan yang dibina selama masih hidup, dilaksanakan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji,S.H.,M.H dan Waka Polsek Pule Ipda Sanusi dengan mengikut sertakan beberapa anak buahnya, dirumah duka almarhum Djarno, desa Kembangan Pule itu pada Kamis ( 26/07). Dalam masa hidupnya almarhum yang sering berkumpul dengan Muspika Pule yang menjadikan sosoknya di kenal terutama pihak Polsek Pule dalam kegiatan di desa yang pernah menjabat kepala desa selama dua periode di desanya.

 

Diterima anak almarhum, Kapolsek Pule Polres Trenggalek mengucapkan turut berduka atas kejadian musibah meninggalnya almarhum. “ Kami mewakili personel Polsek Pule Polres Trenggalek turut merasakan duka yang mendalam semoga keluarga yang ditinggalkan bisa menerima dan diberikan kesabaran,” katanya kepada anaknya.

 

Dengan sedikit memberikan ketenangan Keluarga yang ditinggalkan disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, Seseorang yang menemui ajalnya atau mati dianggap tidak masalah. Peritiwa itu adalah lazim terjadi, atau hal biasa, dan bahkan harus terjadi. Seseorang yang meninggal dunia dalam keadalaan muslim dianggap tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan atau ditakutkan. Kematian itu baru melahirkan masalah, manakala seseorang tatkala meninggal dunia tersebut dalam keadaan tidak sebagai seorang yang beriman.

Seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan beriman, maka dijanjikan oleh Allah akan ditempatkan pada tempat yang mulia. Peristiwa kematian hanya dimaknai sebatas berpindah tempat, yaitu dari kehidupan di dunia kemudian beralih ke alam kubur dan berlanjut ke alam yang lebih kekal, yaitu akherat. Bagi siapapun, yang beriman dan bertaqwa, dijanjikan oleh Allah akan mendapatkan kebahagiaan yang tidak terputus-putus apalagi jika tujuan utama pernikahan sangat baik. Oleh karena itu, kematian tidak perlu dianggap menjadi sebuah persoalan.