Kabar Kerusuhan Yang Terjadi di Papua Adalah Hoax Tidak Benar

Polres Trenggalek – Dengan mengabarkan ke media sosial salah Peristiwa bentrok warga papua dengan Polri yang berseragam dinas, Yang dengan beredarnya video tersebut bisa mengganggu stabilitas kemanan dan ketertiban perlunya disosialisasikan ke warga yang lainya, Itu pada Kamis ( 26/07 ). Adanya berita bohong yang seolah kejadianya dikabarkan barusan saja dan masih hangat, Dengan mengabarkan adanya banyak personel Polri yang gugur dalam kerusuhan di Papua. Menjadi bahan pembicaraan antar Muspika Pule disamping memberitahukan undangan kemarin di Pendopo kecamatan Pule.

 

 

Kejadian bermula seperti yang disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, S.H.,M.H., dari salah satu netizen yang ada di media sosial, yang menanyakan kebenaran adanya video bentrok padahal di stasiun tv belum muncul pemberitaan yang sama seperti yang ada di medsos yang diunggah.

 

 

Menjawab adanya pertanyaan dari netizen mengenai adanya kerusuhan yang terjadi di Papua, seperti yang disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji sesuai klarifikasi Div Humas Polri postingan tersebut adanya Hoax atau tidak benar. Kabar tersebut diambil sudah beberapa tahun yang lalu tepatnya saat kerusuhan di universitas cenderawasih di tahun 2016 yang lalu.

 

 

” Masyarakat khususnya diwilayah Polsek Pule harus cermat dan cerdas dalam menerima informasi yang diterima dari media sosial, biasanya kabar yang di unggah di media sosial rentan dengan tujuan tertentu pihak yang tidak bertanggung jawab dalam menggangu Kamtibmas, ” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji saat dikonfirmasi.