Jangan Menyebar Kabar Bohong Bila Tidak Ingin di Pidana

Polres Trenggalek – Adanya aturan yang melarang adanya kegiatan memberikan kabar yang tidak benar atau belum tentu kebenaranya bagi masyarakat lainya melalui media sosial, saat di kerumunan warga yang berada di desa tanggaran ketika menghilangkan rasa dingin dengan menyalakan api dengan sepet ( bahan dari kulit kelapa kering ), dilakukan penyampaian dari Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani, Pada Minggu ( 29/07 ). Disampaikanya aturan hukum mengenai adanya tindak kejahatan yang bisa dipidanakan dengan menyebarkan kabar bohong, Yang mana beredarnya kabar bohong juga banyak yang muncul terutama di media sosial ( Medsos ).

 

 

Menurut penyampaian Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani, Di tengah perkembangan media berita disertai dengan adanya perubahan-perubahan sosial yang disaksikan oleh alam, demikian pula perkembangan dan perubahan yang beraneka ragaman pada beragam sisi kehidupan, maka muncullah fenomena sosial yang berbahaya.

 

“fenomena “isu”, yaitu tersiarnya dan tersebarnya berita yang tidak valid di tengah masyarakat dan individu-individu tanpa sandaran kebenaran yang jelas, akan tetapi hanya bersandar kepada penukilan semata dalam kondisi yang tidak jelas, rancu, dan penuh keraguan dikalangan masyarakat,” jelas Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani

 

 

Maka mengakibatkan munculnya ketakutan di kalangan masyarakat serta keguncangan, yang tentunya mengakibatkan dampak yang buruk bagi individu dan masyarakat bahkan negara. Karenanya isu-isu tersebut memberikan dampak negatif dan akibat yang buruk. Hal ini tidaklah mengherankan, isu-isu tersebut muncul karena banyak sebab dan tumbuh dibalik banyak faktor, diantaranya yang paling berbahaya adalah bahwa isu-isu tersebut merupakan sarana yang dimanfaatkan oleh musuh untuk, memerangi agama, stabilitas keamanan, perekonomian, baik dalam suasana perang maupun suasana melalui ancaman kabar Hoax.

 

Aturan hukum melalui undang -undang ITE sudah dijelaskan setiap adanya perbuatan pidana dengan memberikan kabar bohong dan hasutan bisa diancam dengan pidana penjara lebih dari 5 ( lima ) tahun, penjelasan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek kepada warga agar lebih mengerti dan berhati-hati bila mendapatkan kabar yang belum tentu kebenaranya agar tidak diteruskan.