Wakapolsek Pogalan Ajak Untuk Memelihara “Trikerukunan” Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Saat Menghadiri Sholawat Jaljalut Indonesia

Polres Trenggalek – Untuk mendekatkan diri kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga masyarakat, tadi malam Minggu (29/07). Wakapolsek Pogalan Polres Trenggalek Iptu Kaelani di dampingi Anggota Bhabinkamtibmas Desa Ngulanwetan Aiptu Sarwo Edi menghadiri kegiatan sholawat jamaah lintas jalanan satu tujuan (Jaljalut) Indonesia di Balai Desa Ngulankulon.

Kegiatan ini dalam rangka bersih desa Ngulanwetan yang dihadiri pula oleh Kepala desa Ngulanwetan, Ketua sholawat Jaljalut M. Badarudin, Kiyai Minhadjudin Sholeh (Penasehat sholawat Jaljalut), perangkat desa Ngulanwetan, Tokoh agama Tokoh masyarakat Desa Ngulanwetam, dan Jamaah sholawat Jaljalut yang berjumlah kurang lebih 250 orang.

Dalam kesempatan itu  Wakapolsek Pogalan mengajak Jamaah sholawat Jaljalut untuk memelihara “Trikerukunan” dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, yaitu kerukunan kerukunan intern umat beragama,  kerukunan antar umat beragama dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah, tiga hal tersebut harus terus berkaitan agar tercipta masyarakat yang damai dan rukun.

“Bangsa Indonesia terdiri atas puluhan etnis, budaya, suku, dan agama, untuk itu mari kita jaga kerukunan dalam hal apapun, untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.” ungkap Iptu Kaelani.

Selain itu Iptu Kaelani mengajak Jamaah sholawat Jaljalut untuk tidak mudah terkena provokasi yang sekarang marak terjadi, warga Kecamatan Pogalan harus pandai-pandai menyaring informasi yang sifatnya provokasi dan jika benar ada agar di musyawarahkan dengan tetangga kiri dan kanan serta aparat terdekat.

“Kami dari pihak Kepolisian berpesan kepada jamaah agar jangan sampai terprovokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.”, tutur Iptu Kaelani.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolsek Pogalan Polres Trenggalek AKP Warjito, S.H., menjelaskan bahwa dalam setiap kegiatan yang ada di wilayah Kecamatan Pogalan, Anggota Polsek Pogalan selalu hadir dalam hal ini bertujuan agar Polri lebih dekat dan dicintai oleh masyarakat.

“Kalau masyarakat sudah merasa dekat dengan Polisi, sangat diperlukan laporan cepat karena masyarakat cepat bertanggung jawab atas kejadian yang ada di lingkungannya”, jelas AKP Warjito.