Munculnya Kabar Hoax Evakusi Turis Dari Gili Trawangan Menggunakan Biaya Mahal

Polres Trenggalek -Kegiatan berkomunikasi yang dilakukan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, S. H., M. H saat berkumpul dengan para unsur pemerintah desa, dengan beberapa perangkat desa yang akan melaksanakan kegiatan senam bersama di halaman kantor kecamatan Pule. Berlokasi ngumpul sambil minum Kopi di salah satu warung sederhana di Pule, Pada Jum’at ( 10/08 ).

 

 

Masih menyampaikan pembicaraan dengan musibah gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Barat ( NTB),Kabar yang beredar di Media sosial bahwa adanya kapal yang mengevakuasi para korban turis untuk diamankan harus menggunakan biaya mahal dalam transportasinya, kabar yang beredar tersebut merupakan kabat Hoax atau kebenaranya belum bisa dibuktikan. Masyarakat agar tidak menanggapi kabar yang beredar tersebut, dan mendoakan agar diberikan kesabaran para korban termasuk warga asing yang saat itu berada di lokasi.

 

 

Seperti yang disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, adanya Postingan dari akun yang menamakan Bambang Kuss memposting Kode etik bencana yang isinya “Kantor berita asing mendapat laporan dari turis sebangsa ketika gempa besar lombok para turis di Gili Trawangan panik karena bangunan yang mereka tempati roboh, mereka pada keluar… Lalu ada kabar tsunami. Mereka naik bukit sampai diatas diberi tahu bahwa keadaan sudah aman dan untuk evakuasi harus membayar tiket yang mahal.”

 

 

“Masyarakat harus bisa mencerna setiap pemberitaan yang ada dan diterima melalui media sosial, karena makin banyaknya pihak-pihak tertentu yang menggunakan perkembangan teknologi seperti saat ini yang ngetren di masyarakat adanya Media sosial, ” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji.