Penemuan Warga di Duga Bunuh Diri Mengguncang Masyarakat Tanggaran

Polres Trenggalek – Kembali kejadian menggetarkan wilayah desa Tanggaran malam ini setelah kejadian yang sama seperti di dusun Plaosan beberapa waktu yang lalu, saat di temukanya wanita meninggal dengan kondisi menggantung dengan tali tambang yang dikaitkan dengan kayu di gubuk kecil di sebuah ladang. Saat ini personel Polsek Pule Polres Trenggalek yang dipimpin KSPK Aiptu Joko Nurhadi dan petugas Puskesmas Pule melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

 

Dari informasi yang di terima, wanita yang diduga melakukan bunuh diri berinisial MR , (65), ( Rt/01), (Rw/ 01 ), dusun krajan Desa tanggaran. Perkara motif dan juga penyebab kematian masih dilakukanya visum dari Puskesmas Pule dalam penyelidikan lebih lanjut, menurut penuturan yang disampaikan Kapolsek Pule Melalui petugas yang melaksanakan olah TKP Aiptu Joko Nurhadi.

 

Untuk diketehui sebelum ditemukanya Korban, tetangga korban yang bernama Etik Erlina menengok ke rumah korban karena korban sedang sakit, saat tiba dirumahnya korban tidak ada dirumah yang selanjutnya diteruskan menelfon adik korban yang bernama Karim. Kemudian selang beberapa menit datang dan mencari korban dibantu para warga,sekira pujul 17.30 wib korban ditemukan digubuk tengah sawah milik Garmo.

 

Kondisi saat ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali plastik warna biru dengan ketinggian sekitar 2(dua) meter dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.atas kejadian tersebut dilaporkan ke mapolsek pule.

 

“Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi saksi, keterangan dokter dengan visum luar dan hasil lidik awal disimpulkan bahwa korban meninggal dunia karena gantung diri dan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda bekas penganiayaan, ” keterangan yang disampaikan personel Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Joko Nurhadi.