Sambang Desa Untuk Wujudkan Kemitraan Dengan Pekerja Seni

Polres Trenggalek – Mengemban tugas sebagai pelindung,  pengayom dan pelayan masyarakat menuntut Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Suruh Polres Trenggalek untuk selalu hadir ditengah tengah masyarakat guna untuk membangun kebersamaan dan kemitraan didalam menciptakan serta menjaga kondusifitas kamtibmas yang ada didesa binaan masing masing secara khusus dan wilayah Kecamatan Suruh pada umumnya.

Kegiatan sambang Desa binaan dan silaturahmi bersama warga tersebut seperti yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Gamping Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Agus Mulyono, SH, MH yang pada sore ini, Senin (17/12) melaksanakan tatap muka dan silaturahmi dengan Riyadi warga Rt 02 Rw 01 Dusun Gandu Desa Gamping Kecamatan Suruh yang merupakan salah satu pelukis dan pekerja seni serta merupakan salah satu tokoh pemuda dari Desa Gamping.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Gamping Bripka Agus Mulyono SH, MH mengajak para tokoh pemuda untuk dapat selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terutama terhadap lingkungan masing masing serta selalu sopan didalam mengunakan media sosial agar kondusifitas dapat selalu terpelihara.

“Situasi Kamtibmas yang ada didesa Ganping dan Wilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek sampai saat ini relatif cukup aman dan kondusif, tetapi hal tersebut jangan membuat kita terlena serta acuh terhadap lingkungan, kita sebagai warga harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian utamanya terhadap lingkungan kita masing masing agar segala macam bentuk gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” terang Bripka Agus Mulyono.

Bhabinkamtibmas Desa Gamping juga mengajak para tokoh pemuda untuk dapat selalu bersama sama dengan aparat keamanan mencegah dan melawan serta tidak mudah percaya akan adanya berita berita yang belum tentu kebenarannya atau Hoax, karena akan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Bripka Agus Mulyono, SH MH juga menjelaskan bahwasannya berita bohong (hoax) yang menyebarkan kebencian, fitnah, adu domba antar golongan merupakan suatu tindakan yang membahayakan kita sebagai bangsa yang bernegara, dan secara hukum di Indonesia ini kita sudah mengantisipasinya melalui UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yakni UU Nomor 11/2008 yang kemudian direvisi dengan UU Nomor 19/2016, dan didalam UU ITE tersebut diatur ancaman hukuman yang tegas atas penyebar berita bohong yang disebarkan melalui media elektronik, tepatnya transaksi elektronik.

“Kami sangat berharap kepada seluruh warga utamanya para tokoh pemuda untuk dapat selalu bersinergi menciptakan dan menjaga kondusifitas kamtibmas didesa Gamping dan wilayah Kecamatan Suruh serta bila ada sesuatu hal yang bisa menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas hendaknya segera untuk menghubungi Bhabinkamtibmas atau segera melapor ke Polsek Suruh Polres Trenggalek agar dapat segera untuk diantisipasi,” pesan Bripka Agus Mulyono

“Kami atas nama para pemuda Dusun Gandu mengucapkan banyak banyak terimakasih atas kunjungan dan binluh yang telah diberikan, kami akan selalu bersinergi dengan aparat keamanan didalam menjaga kamtibmas sekaligus akan bersama sama melawan adanya berita berita bohong (Hoax) yang bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Riyadi