Polres Trenggalek Sosialisasikan Usaha dan Kepemilikan Barang Mewah Bagi Anggota Polri

Polres Trenggalek – Merubah stigma kultur konsumtif dan hedonisme yang masih erat melekat di tubuh Polri serta bentuk upaya pencegahan budaya koruptif, Kepolisian Resort Trenggalek dipimpin Wakapolres Kompol Agung Setyono, S.S mengadakan sosialisasi Perkap Nomor 9 tahun 2017 tentang usaha bagi anggota Polri dan Perkap Nomor 10 tahun 2017 tentang kepemilikan barang mewah pegawai negeri pada Polri.

Bertempat di Rupatama, hadir dalam acara tersebut, Kasi Propam Iptu Kasmari, S.H., Kanit Provos dan Kasihumas Polsek Jajaran, dan perwakilan dari tiap Bagian Satuan yang diikuti sedikitnya oleh 30 personel. Kamis (10/01)

Kompol Agung dalam arahannya menekankan, kepada setiap anggotanya untuk mengedepankan prinsip kesederhanaan, bersahaja, dan tidak berlebihan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mengacu dalam kedua Perkap tersebut, dalam kepemilikan barang mewah dan usaha bagi anggota Polri harus sesuai dengan prinsip kewajaran dan kepatutan. Penggunaannya dilakukan secara patut dan wajar sesuai kebutuhan dan kemampuan.”Jelas Kompol Agung

Lebih lanjut Kompol Agung mengatakan, agar Pegawai Negeri pada Polri melaporkan kepada pengemban fungsi Propam atas usaha dan kepemilikan barang mewah yang dimiliki oleh anggota Polri.

“Perlu diketahui bersama, Perkap nomor 10 tahun 2017 telah mengatur secara detail tentang indikator barang mewah. Barang-barang tersebut boleh dimiliki namun tidak boleh dipergunakan ketika berdinas atau bahkan dipamerkan secara langsung maupun lewat media sosial untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial.”Pungkasnya