Sesungguhnya Milik Allah-Lah Apa yang Telah Dia Ambil dan Milik-Nya Jua Apa yang Dia Berikan

Polres Trenggalek – Bhabinkamtibmas desa Timahan Polsek Kampak Polres Trenggalek Bripka Puguh Riyanto, S.H. mengetahui ada salah satu warga desa binaannya meninggal dunia, dengan segera Bripka Puguh Riyanto, S.H. langsung mendatangi rumah duka Almarhum mbah Katinah istri dari Bapak Lamidi warga dukuh Nglengkeh Rt. 14/02 dusun Banaran desa Timahan yang meninggal karena usia lanjut dan sakit stroke. Minggu (13/01/2019).

Mendengar berita tersebut Bhabinkamtibmas desa Timahan Polsek Kampak Polres Trenggalek Bripka Puguh Riyanto, S.H. bergegas ke rumah duka untuk memberikan wujud duka cita dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar bersabar dan sama sama berdoa agar arwah almarhumah diampuni segala dosanya dan ditempatkan ditempat yang mulia.

Dari rumah duka Bhabinkamtibmas desa Timahan Polsek Kampak Polres Trenggalek Bripka Puguh Riyanto, S.H.  bersama warga langsung menuju tempat pemakaman umum untuk kemudian almarhum disholatkan di rumah duka dan setelah itu diantar ke tempat pemakaman. Semua prosesi pemakaman dilakukan bersama-sama dengan warga dan berjalan dengan baik.

Dalam ajaran Islam, kebiasaan seorang muslim mengunjungi orang yang meninggal dunia ini disebut takziah. Dengan kata lain, takziah adalah berkunjung kepada keluarga yang meninggal dunia. Kewajiban untuk mengunjungi keluarga yang mengalami “musibah” kematian adalah sunah. Bahkan, dalam kondisi tertentu bisa menjadi wajib. Pada ahli hukum Islam menegaskan bahwa hukum merawat orang yang meninggal dunia adalah fardu kifayah, namun bila tidak ada yang mengurusnya maka kepada orang yang tahu mengenai kejadian tersebut status hukumnya menjadi fardu ‘ain. Dengan kata lain, seseorang tidak dinyatakan berdosa bila tidak ikut serta dalam merawat jenazah bila sudah ada sebagian muslim lain yang sudah mengurus jenazah tersebut.

Rasulullah Muhammad saw bersabda, “Sesungguhnya milik Allah-lah apa yang telah Dia ambil dan milik-Nya jua apa yang Dia berikan; dan segala sesuatu di sisi-Nya sudah ditetapkan ajalnya. Maka hendaklah kamu bersabar dan mengharap pahala dari-Nya” (HR. Muttafaq ’alaih).