Cangkrukan Bersama, Tiga Pilar Desa Ngembel Bahas Cipkon Kamtibmas Kondusif

Polres Trenggalek – Guna membangun kebersamaan antara tiga pilar dan masyarakat, Polsek Watulimo Polres Trenggalek terus meningkatkan kegiatan sambang dari rumah ke rumah warga bersama TNI dari Koramil Watulimo serta cangkrukan bareng. Senin (21/1).

Seperti pada kali ini tiga pilar Desa Ngembel Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek melakukan cangkrukan bareng sambil membahas perkembangan situasi Kamtibmas.

Brigadir Sujianto selaku Bhabinkamtibmas Desa Ngembel Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mengatakan kegiatan cangkrukan ini adalah sebagai upaya untuk menjalin kerjasama dan kemitraan dengan tokoh agama maupun tokoh masyarakat guna menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas serta untuk menggali informasi yang berkembang di masyarakat khususnya menjelang tahun politik 2019.

“Kita ciptakan lingkungan ini dengan penuh kekeluargaan dan keharmonisan, sehingga akan tumbuh rasa saling memiliki pada akhirnya kita akan dapat mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas,” ujar Sujianto.

Masih menurut Bhabinkamtibmas, selain itu ia juga menjelaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi masalah tentang potensi perpecahan persatuan, sehingga perlu adanya peran serta dari seluruh elemen masyarakat guna mencegah dan deteksi dini adanya ancaman yang nyata berupa perkembangan paham radikalisme serta waspada terhadap berita hoax di media sosial.

“Peran serta warga masyarakat dapat diwujudkan dengan saling nengingatkan diantara warga, apabila ada tamu yang bermalam atau ada yang mempunyai perilaku yang mencurigakan agar segera melapor kepada ketua Rt setempat atau bisa menghubungi tiga pilar maupun melapor ke Polsek Watulimo Polres Trenggalek,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Saiful Rokhman, S.H menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya menciptakan kondisi Kamtibmas kondusif menjelang Pemilu 2019 dengan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing dari pengaruh negatif dari luar serta membentengi diri dengan bekal keimanan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh hasutan dan ajakan orang-orang yang tidak menginkan kedamaian.