Cara AKBP Didit BWS Bentuk Karakter Generasi Millenial

Polres Trenggalek – Kepedulian Kapolres satu ini terhadap generasi milenial memang tak diragukan lagi. Sudah tak terhitung kegiatan yang melibatkan usia pelajar ia gelar untuk membentuk karakter generasi masa depan yang tangguh. Mulai dari berdiskusi dalam FGD (Focus Group Discussion) hingga lomba-lomba kesenian maupun keagamaan.

Seperti yang dilakukan hari ini. Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. menyempatkan diri menjadi pembina upacara bendera di MAN Trenggalek. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini tentu saja menjadi magnet tersendiri bagi hampir seribuan siswa yang menjadi peserta upacara. Senin (21/01).

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Didit menyampaikan bahwa di era globalisasi saat ini, gadget sudah seperti menjadi pegangan wajib yang dimiliki oleh pelajar. Bahkan anak usia SD saja sudah familier dengan smartphone.

Kehadiran internet memang banyak memberikan kemudahan namun disisi yang lain menyimpan aspek negatif yang harus diwaspadai oleh para pengguna khususnya kalangan pelajar. Konten-konten tersebut sangat mudah diakses dengan hanya bermodalkan wifi internet gratisan yang banyak di temukan pada spot-spot tertentu.

“Sebagai pelajar harus lebih smart dari smartphonenya. Bijak dalam bemedia sosial. Saring sebelum Sharing. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum jelas kebenarannya.” Ujar AKBP Didit

Kebebasan di media sosial masih kata AKBP Didit bukan berarti bebas sebebas bebasnya melainkan bebas yang bertanggung jawab. Semua perilaku di media sosial harus berpedoman pada koridor hukum, etika dan norma yang berlaku di masyarakat.

“Ingat, jejak digital tidak mudah dihapus dan ada undang-undang ITE yang mengatur dan membatasi kita. Mari bersama-sama perangi Hoax dan ujaran kebencian” Imbuhnya

Dalam upacara yang berlangsung di halaman sekolah dan dihadiri oleh guru dan seluruh tenaga pendidikan tersebut, AKBP Didit juga memperkenalkan Millenial Road Safety Festival yang merupakan agenda nasional yang bertujuan untuk menuurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas khususnya kepada mereka yang berusia 15 hingga 35 tahun.

“Di Trenggalek angka kecelakaan lalu lintas yang meibatkan pelajar masih cukup dominan. Oleh sebab itu saya menghimbau agar seluruh siswa lebih memeperhatikan keselamatan dalam berkendara. Gunakan helm dan jangan kebut-kebutan di jalan.” Tegas AKBP Didit

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh AKBP Didit untuk mensosialisasikan rekrutmen anggota Polri. Bagi yang berminat dan ingin mengabdikan diri kepada negara sebagai anggota Polri, AKBP Didit mengingatkan agar mempersiapkan diri mulai sekarang.

“Ada beberapa jalur yang bisa diambil. Akpol, Brigadir Polisi dan Polwan. Persiapkan dengan baik fisik, mental dan akademiknya.” Pungkasnya