Jaga Kekompakan Personel Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat

Polres Trenggalek – Pesan yang disampaikan Aiptu Mansur Kanit Provos Polsek Pule Polres Trenggalek di hadapan personel yang mengikuti apel pagi dan dilanjutkan kegiatan senin tertib, dihalaman Mako Polsek Pule Polres Trenggalek pada Senin ( 11/02 ). Kebersamaan dalam tujuan menciptakan Kamtibmas dengan bersinergi di setiap Fungsi yang ada dalam Polri akan memberikan dukungan kekuatan pelaksanaan tugas fungsi yang lain dan adanya keterikatan di Polsek Pule khususnya, terutama dalam situasi saat ini peran fungsi yang ada di kepolisian harus satu persepsi dalam melindungi, melayani dan mengayomi dengan keiklasan guna ciptakan masyarakat yang aman.

 

” Semua fungsi mendukung fungsi yang lain, itu harus tetap solid dan tertanam pada diri anggota, ” kata Aiptu Mansur Kanit provos Polsek Pule Polres Trenggalek sebelum melaksanakan kegiatan pemeriksaan kelengkapan anggota dalam kegiatan senin tertib yang dilaksanakan.

 

Tindakan pemeriksaan kedisiplinan di tubuh Polri khususnya Polsek Pule Polres Trenggalek bertujuan dalam meminimalisir adanya pelanggaran disiplin yang dilakukan personel Polsek Pule, dengan melakukan kegiatan senin tertib.

 

 

Kegiatan pemeriksaan yang biasa dilakukan pada hari senin sebagai implementasi senin tertib, dalam melaksanakan perintah satuan unit provos Polres Trenggalek untuk melakukan pengecakan seragam dan kelengkapan Polri dalam kedinasan. Dalam pemmeriksaan yang dilakukan hari ini di Polsek Pule Polres Trenggalek tidak ditemukanya jenis pelanggaran berat, cuma ada salah satu personel polsek yang memakai seragam Polri tidak mengikuti petunjuk yang ada dalam penggunaan sabuk dalam seragam dinas khusus.

 

 

Indonesia secara normatif-konstitusional adalah negara berdasarkan hukum, atau yang sering disebut sebagai negara hukum. Ditengah-tengah itu, polisi merupakan salah satu pilar yang penting, karna badan tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan janji-janji hukum menjadi kenyataan. Kita dapat melihat pada era Reformasi telah melahirkan paradigma baru dalam segenap tatanan kehidupan bermasyrakat, berbangsa dan bernegara yang ada dasarnya memuat koreksi terhadap tatanan lama dan penyempurnaan kearah tatanan indonesia baru yang lebih baik.

 

Paradigma baru tersebut antara lain supermasi hukum, hak azasi manusia, demokrasi, transparansi dan akuntabilitas yang diterapkan dalam praktek penyelenggara pemerintahan negara termasuk didalamnya penyelenggaraan fungsi Kepolisian, diawali dari dalam Personel Polri berkomitmen membangun kepercayaan masyarakat.