Ini Akibatnya Kalau Masih Nekat Meracun dan Menyetrum Ikan di Sungai

Polres Trenggalek – Bhabinkamtibmas Desa Jati Polsek Karangan Polres Trenggalek  Brigadir Wahyudi Santoso melakukan pemasangan pamflet terkait himbauan dan larangan menangkap ikan dengan cara meracun dan menyetrum disepanjang pinggir sungai masuk Desa Jati, Minggu (24/02).

Pemasangan papan himbauan ini dilakukan Bhabinkamtibmas bersama Ketua PDIP Kabupaten Trenggalek sekaligus caleg DPRD Trenggalek dari F PDIP Sdr. Doding Rahmadi, Perangkat Desa Jati serta masyarakat lingkungan sekitar lokasi sebanyak 50 orang.

Pemasangan larangan ini untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa meracun dan juga menyentrum ikan dapat di pidanakan sesuai dengan UU No 31 Tahun 2014 tentang Perikanan dalam pasal 84 di tuliskan bahwa menangkap ikan dengan alat berbahaya di ancam pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp.1,2 Milyar.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga agar ikan tidak punah, selain pemasangan pamlet juga di lakukan penyebaran benih ikan nila oleh warga.

Kapolsek Karangan AKP Sutrisno,S.H. membenarkan kegiatan tersebut, dan mengatakan bahwa kegiatan dimaksudkan untuk menjalin hubungan kerja sama dan kemitraan bersama masyarakat untuk membantu tugas-tugas Kepolisian. Petugas tidak bisa bekerja sendiri tanpa bekerja sama dan dibantu oleh masyarakat.

“Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan himbauan kepada masyarakat, khususnya warga Desa Jati Kecamatan Karangan agar tidak melakukan penangkapan ikan dengan meracun ataupun menggunakan alat setrum,” tutur Kapolsek Karangan.