Muspika Suruh Hadiri Sosialisasi Ketentuan Dibidang Cukai

Polres Trenggalek – Cukai merupakan salah satu sumber penerimaan penting bagi Pemerintah dan pengetahuan tentang cukai adalah hal yang wajib diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat terutama oleh para Aparatur Pemerintahan Desa sebagai ujung tombak pemerintahan, sebagai sumber penerimaan negara, Pemerintah telah membagikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) secara rutin kepada seluruh daerah, termasuk Kabupaten Trenggalek untuk kegiatan yang mendukung penanganan dampak asap rokok, alat kedokteran untuk penanganan penderita akibat dampak rokok.

Guna untuk mensosialisasikan ketentuan cukai rokok tahun 2019, Dinas Bea Cukai Kabupaten Blitar mengelar Sosialisasi ketentuan dibidang cukai kepada warga masyarakat di Kecamatan Suruh, pada pagi ini Kamis (14/03) bertempat di Balaidesa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Suruh Drs Agus Utoyo, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Wardjito, SH, Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo, Nugroho, S.Sos, MM dan 2 Orang anggota dari Dinas Bea dan Cukai Kabupaten Madiun, Para Kepala Desa dan perangkat Desa se Kecamatan Suruh, 3 Perwakilan Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Suruh Polres Trenggalek dan 3 Personil Bhabinsa jajaran Posramil Suruh, serta 13 pengguna rokok dan 6 orang penjual rokok se Kecamatan Suruh.

Camat Suruh Drs Agus Utoyo dalam kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada team dari Dinas Bea Cukai Kabupaten Blitar serta seluruh peserta sosialisasi dalam rangka sosialisasi di bidang cukai dan disini nanti akan disampaikan oleh narasumbar terkait cukai baik rokok maupun minuman yang ilegal dan legal karena cukai merupakan suatu pendapatan negara yang sangat besar, untuk itu mari kita secara bersama sama mendengarkan penjelasan dari team bea cukai Kabupaten Blitar.

Sementara itu, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Wardjito, SH menyampaikan perkenalannya sebagai Kapolsek Suruh yang baru, dan juga menyampaikan kepada para Kepala Desa maupun warga bahwasannya anggota Polsek Suruh, terutama para Bhabinkamtibmas setiap malam jumat akan selalu hadir didesa binaan guna untuk bersama sama melaksanakan kegiatan yasinan bersama warga masyarakat.

“Dengan dilaksanakannya sosialisasi ketentuan dibidang cukai ini diharapkan masyarakat akan dapat memahami dampak dan bahaya yang ditimbulkan dari asap rokok, meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian bagi para pelaku usaha dalam menjalankan usaha serta dapat menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum, keterbukaan informasi serta akses untuk mendapatkan informasi,” jelas AKP Wardjito, SH

Nugroho S.Sos. MM perwakilan dari Dinas Bea Cukai Kabupaten Blitar sebagai Narasumber menyampaikan terkait masalah cukai rokok maupun minuman terhadap pengusaha maupun penjual dan pedagang, serta menyampaikan terutama bagi para penjual apabila ada rokok maupun minuman yang tidak ada cukainya untuk tidak di jual apa bila menjual barang yang tidak ada cukainya bisa di pidana dengan hukuman mulai dari 1 tahun sampai dengan 5 tahun penjara.

“Disini juga kami sampaikan contoh contoh barang barang yang dilarang untuk di jual baik minuman maupun rokok dan juga kami sampaikan terkait hasil cukai untuk Pemerintah Kabupaten Trenggalek, bahwa hasil cukai untuk tahun 2018 sekitar 10 Milyar dan itupun dari hasil bapak bapak membeli rokok maupun minuman jadi pada dasarnya hasilnya kita kembali lagi kepada masyarakat,” terangnya