Inspirasi Masuk Akpol Gratis Dari Film Pohon Terkenal

Polres Trenggalek – Nonton bareng film Pohon Terkenal. Kegiatan pada malam ini sangat spesial dengan hadirnya Kapolres Trenggalek lengkap dengan jajaran Forkopimda, Kapolsek Jajaran termasuk dari Polsek Pule Polres Trenggalek dan jajaran Kasi Humas serta operator Cyber Troops juga hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di bioskop New Star Cinemaplex, Jaaz Trenggalek pada Senin petang ( 25/03 ). Sebelum acara pemutaran Film dilaksanakan, para jajaran pejabat utama Polres Trenggalek dan Forkopinda melakukan foto bersama di depan layar studio satu.

 

Dalam film yang mengisahkan taruna dan taruni Akpol saat menjalani pendidikan dan pertemanan sejati diantara mereka dari asal usul berbeda dari golongan atas sampai golongan bawah anak seorang perempuan dengan tidak memiliki apa -apa akan tetapi memimiliki salah satu putra bisa masuk Akademi Kepolisian. Salah satu aset berharga yang dimiliki seorang ibu dalam memberi dorongan anaknya menjadi Perwira Polisi.

 

Dari kisah yang bisa diambil dari Film Pohon Terkenal, menurut personel Polsek Pule Polres Trenggalek yang menonton pemutaran film dapat diperoleh inspirasi sebagai pendorong generasi muda untuk masuk dan mendaftarkan diri menjadi bagian dari Polri dengan masuk Akpol tidak dipungut biaya. Seperti dikisahkan Bhara sebagai anak laki-laki dari seorang ibu yang menginginkan anaknya masuk Akpol saking pengin anaknya masuk sampai sakit diagnosa Jantung, membuat air mata anaknya menetes yang akhirnya bisa mendorong anaknya masuk Akpol.

 

Pendidikan di Akademi Kepolisian yang dirasa berat bhara membuat dia ingin keluar dari Akpol, berkali -kali bahkan tiap hari selalu adanya pelanggaran dilakukanya. Ayu salah satu taruni teman dekatnya selalu mengingatkan agar merubah sifatnya dengan tidak melakukan pelanggaran, dengan pertemanan mereka semakin dekat membuat pura -pura saling cinta.

 

Johanes, teman yang bisa selalu menghibur dan tempat bercanda dengan peranya dekat dengan bhara. Aksi dan gayanya yang lucu serta menghibur teman ketika memerlukan bantuan menjadi tokoh yang menginpirasi dalam situasi apapun perlunya suasana humor dalam menghidupkan suasana.

 

Sidang disiplinpun diterima keduanya, karena viralnya informasi mereka berpacaran ditempat umum dengan penjatuhan sanksi pelanggaran disiplin memakai baju dinas selama dipendidikan dan pencabutan hak pesiar. Membuat ayu menjauh saat ditemui bhara di suatu lokasi, dengan keadaan membiarkan temanya duduk didekatnya berjalan meninggalkanya.

 

Kejadian bercerita lain, saat ayu pergi meninggalkan Bhara. Seseorang membekapnya dari belakang dan berusaha memasukanya kedalam mobil, dengan kejadian itu dia berteriak memanggil bhara untuk menolongnya. Teriakan terdengar dan selanjutnya terjadi perkelahian pelaku kejahatan dengan taruna Akpol yang berhasil membebaskan Ayu dari cengkraman Pelaku. Akan tetapi dari kejadian tersebut Bhara mengalami retak di tulang rusuknya dan harus beristirahat di rumah sakit Bhayangakara.

 

” Dari pemutaran film dapat kita peroleh beberapa nilai moral diantaranya untuk menjadi seorang peminpin jangan berhenti dengan pengerjaan sesuatu pada target yang sudah tercapai harus lebih meningkat lagi,” kata personel Polsek Pule Polres Trenggalek dari lokasi Nobar saat dikonfirmasi.