Razia Petasan dan Penertiban Pedagang Kembang Api di Wilayah Hukum Polsek Panggul.

Polres Trenggalek – Polsek Panggul mengimbau pedagang untuk tidak memperjual belikan petasan atau mercon selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah, himbauan tersebut dikatakan oleh Kanit Reskrim Polsek Panggul Bripka Edi Purnomo, ia menjelaskan pihaknya akan terus melakukan penertiban atau razia terhadap pedagang di depan pasar wage yang berjualan petasan selama bulan Ramadhan, Minggu (26/5/2019).

“Untuk menekan dampak buruk bermain petasan dan kembang api, Polsek Panggul melakukan razia ke sejumlah tempat dan lokasi pedagang, bila kedapatan langsung akan diberikan himbauan yang semestinya dapat ditaati, sehingga diharapkan tidak ada pedagang yang ingin mencoba-coba menjual petasan di wilayah area pasar panggul,” jelasnya.

Ditambahkannya anggota Polsek Panggul selama bulan suci Ramadhan ini akan rutin melakukan Patroli di sepanjang jalan wilayah kota terutama titik-titik keramaian seperti di depan kantor balai rakyat persimpangan jembatan Desa Nglebeng.

Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H., mengatakan bagi pihak-pihak yang kedapatan akan diberikan peringatan keras bagi masyarakat yang kerap meledakkan petasan, menjual ataupun yang memproduksinya. Karena menurutnya alangkah indahnya kalau di Bulan Suci Ramadhan ini hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, bukan untuk dijadikan arena bermain petasan dan hura-hura.

“Suara maupun letusannya sendiri sudah sangat mengganggu, dijalanan, ditempat keramaian, diperumahan, bahkan ada yang sampai main di dekat Masjid. Dampaknya tentu saja mengganggu kekhusukan dalam beribadah, terutama salat tarawih dan tadarusan. Jadi saya harapkan juga adanya sinergi dari masyarakat di masing-masing desa yang ada di wilayah panggul agar mari saling menjaga situasi dan kondisi di Bulan Ramadhan ini supaya kita bisa sama-sama beribadah dan mendulang pundi-pundi amal di Bulan yang Suci ini semaksimal mungkin ,”pungkas Iptu Puguh.