Hikmah Lebaran Ketupat Perkuat Shilathurohmi Tiga Pilar Polsek Munjungan

Polres Trenggalek – Hari raya idul fitri 1440 H dengan lebih afdolnya ketika dilanjutkan dengan hari kupatan atau ketujuh setelah 1 syawal dalam hitungan tahun hijriyah. Enam hari berpuasa dengan di tutup hari raya kupatan sudah menjadi tradisi bagi sebagian umat muslim dalam peningkatan ibadahnya. Tak urung apa yang di laksanakan warga masyarakat kecamatan Munjungan hari ini rabu 12/6/19 seperti di Pondok Pesantren Nurul Ulum Munjungan, Lapangan Desa Karangturi dan Masjid Dusun Mijen Desa Munjungan di dalam memeriahkan hari raya kupatan.

Kapolsek Munjungan Polres Trenggalek AKP Totok Sudarto,SE bersama anggota serta jajaran tiga pilar yang ada menjadikan ajang shilathurohmi di hari lebaran ketupat ini menjadi momentum yang kuat untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan warga demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama. Dukungan yang kuat pula dari para tokoh agama di wilayah kecamatan Munjungan yang notabene sangat bertolak belakang terhadap tindakan kerusuhan dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan kepentingan rakyat dalam kancah perpolitikkan. KH Abdul Latif pimpinan Ponpes Nurul Ulum dalam sambutan makna lebaran kupatan, selalu mengajak warga jamaah untuk tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang membuat kedamaian ini terusik oleh sekelompok golongan yang tidak berganggung jawab.

“kami juga menghimbau kepada masyarakat diwilayah Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, agar tidak terbuai oleh hiruk pikuk di ibukota dalam proses pemilu. Sebagai warga yang begitu cinta kedamaian ayo kita kuatkan persaudaraan demi kebaikkan anak cucu yang akan datang tanpa ada kekacauan” pungkas AKP Totok Sudarto.(red/is)