Awas Bahaya Game Online, Baik Belajar Seni Budaya

Polres Trenggalek – Pada siang kemarin Senin ( 24/6 ), Iptu Agustyo Waka Polsek Pule Polres Trenggalek bersama Aiptu Mansur Kanit provos melaksanakan kegiatan dialogis dengan salah satu penjual peralatan seni jaranan di wilayah Pule. Kegiatan tersebut merupakan tujuan dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan memberikan himbauhan permasalahan dalam mencegah timbulnya kejadian kriminal serta upaya pendekatan dengan warga, dalam dialogis mereka membicarakan tentang bahaya anak terhadap game online.

Aiptu Mansur Kanit Provos Polsek Pule Polres Trenggalek mengatakan permainan game yang marak secara online bisa diakses oleh anak -anak kadang mengandung unsur kekerasan dan kebrutalan, dan memberi sisi mudarat yang sangat besar. Sehingga dapat melahirkan perilaku yang tak baik bagi anak-anak.

Menurutnya, efek yang cukup buruk itu, bisa membuat anak kecil jadi beringas dan bahkan dapat menghancurkan rumah tangga. Lebih baik dalam memperkenalkan kepada anak mengenai nilai luhur budaya, yang merupakan warisan dari nenek moyang sebagai unsur seni seperti Jaranan.

 

Melalui pengenalan wujud dari peralatan seni jaranan yang biasa dijual dibeberapa tempat di pule adanya kuda lumping terbuat dari anyaman bambu dan juga singo barong dalam bentuk kepala singa akan lebih dimengerti anak untuk melestarikan budaya sendiri.

” Tidak usah dikenalkan dengan game online, kenalkan saja dengan seni jaranan seperti peralatan yang dijual ini,” kata Kanit Provos Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Mansur sambil menunjuk jaran kepang yang dijual disalah satu toko di wilayah Pule.