Pemerintah Desa Wonokerto Gelar Musdes RPJMDes Tahun 2019 – 2025

Polres Trenggalek – Guna untuk mencermati ulang rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) Wonokerto serta untuk menyepakati hasil pencermatan ulang dokumen RPJMDes sekaligus membentuk Tim verifikasi sesuai dengan jenis kegiatan dan keahlian yang dibutuhkan, pada pagi ini Kamis (18/07) Pemerintah Desa Wonokerto mengelar Musdes rencana pembangunan jangka menengah desa tahun 2019 – 2025 bertempat di Balaidesa Wonokerto Kecamatan Suruh.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Suruh Drs Agus Utoyo, Kepala Desa Wonokerto Eko Wardoyo, SPd, Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Eko Agus R, SH, Babinsa Desa Wonokerto Serda Suparno, Pendamping Desa Wonokerto Jaelani, Ketua BPD Desa Wonokerto Gaguk, Ketua Rt dan Rw se Desa Wonokerto, PKK Desa Wonokerto, Para tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda se Desa Wonokerto.

Camat Suruh Drs Agus Utoyo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Musyawarah Desa seperti ini hendaknya dimanfaatkan oleh seluruh komponen masyarakat dalam menentukan arah pembangunan yang ada didesa guna untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Kami minta kepada para ibu ibu PKK maupun warga yang mempunyai usulan agar dimasukkan kedalam rencana yang selanjutnya dibicarakan didalam Musdes seperti ini karena dengan cara seperti ini pemerintah dapat memetakan hal hal yang penting atau yang menjadi priotitas,” kata Drs Agus Utoyo

Sementara itu Eko Wardoyo, SPd menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir didalam Musdes kali ini, semoga dengan kegiatan ini kita dapat menentukan arah pembangunan Desa Wonokerto kearah yang lebih baik.

“Kami sangat berharap seluruh komponen masyarakat dapat menelurkan ide ide kreatif didalam pembangunan dan seluruh komponen masyarakat harus bisa mendukung jalannya pembangunan karena dengan itu pembangunan bisa tepat guna dan tepat sasaran,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Eko Agus R, SH sangat berharap kepada peserta rapat betul-betul mencermati isi RPJMDes tersebut, apabila sekiranya rencana program yang tertuang di dalamnya tidak perlu untuk di anggarkan bisa di batalkan. Sebaliknya apabila peserta rapat mempunyai program atau usulan bisa di tambahkan yang nantinya usulan tersebut bisa di bahas.

“Semenjak adanya MOU antara Kepolisian dengan Kementrian terkait mengenai Dana Desa, bahwa posisi Polri adalah sebagai Pengawal dan Pendamping yang bekerja dari tahap perencanaan program sampai pelaksanaannya, sehingga apabila ada kesalahan ataupun kekeliruan dalam penggunaan Dana Desa, dari tahap perencanaan sudah bisa di ketahui untuk di laksanakan koreksi,” ungkap Bripka Eko Agus

Sementara saat dikonfirmasi ditempat terpisah Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Wardjito, SH mengatakan bahwa telah memerintahkan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Suruh untuk selalu mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh warga desa binaannya termasuk mengikuti Musdes guna untuk turut serta mengawasi pengunaan dana desa sekaligus untuk memberikan kontribusi dan peranan penting bagi desa binaan serta masyarakatnya.

“Diharapkan keberadaan Bhabinkamtibmas tidak hanya dalam pemeliharaan situasi Kamtibmas, Bhabinkamtibmas juga diharapkan mampu untuk melaksanakan monitoring perkembangan pembangunan di desa binaannya masing-masing sehingga dana desa yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat tepat guna dan tepat sasaran,” AKP Wardjito, SH