Kapolres Beri Motivasi Generasi Millenial SMKN 2 Trenggalek

Polres Trenggalek – Kepala Kepolisian Resort Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. kembali menunjukkan perhatiannya terhadap generasi muda di Trenggalek. Disela-sela kesibukannya menjaga kondusivitas Kamtibmas, masih menyempatkan diri menyambangi para pelajar sekolah menengah.

Kali ini, Kapolres yang dikenal dekat dengan awak media ini bertindak sebagai pembina upacara pengibaran bendera di SMKN 2 Trenggalek yang berada di area kota tepatnya di jalan Ronggowarsito Gang Sidomukti Nomor 01 Trenggalek. Senin (12/08).

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Didit menggugah semangat peserta upacara yang terdiri dari ratusan siswa kelas 10 hingga 12 untuk senantiasa menjadi generasi muda yang membanggakan. Tidak hanya bagi keluarga dan orang tua tetapi juga para guru dan almamater.

“Kata kuncinya adalah berikan yang terbaik. Apa yang kita bisa lakukan, lakukan dengan serius dan sungguh-sungguh. Belajar dan berprestasi sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.” Ujar AKBP Didit

Sebagai bagian dari generasi millenial yang tak lepas dari perkembangan teknologi, AKBP Didit meminta agar para pelajar lebih berhati-hati dan waspada utamanya dalam menghadapi serbuan informasi yang demikian masif baik melalui media sosial maupun media daring.

Saat ini lanjut AKBP Didit, banyak ditemukan konten-konten negatif yang pada dasarnya merupakan kejahatan ITE dengan memanfaatkan kecepatan informasi berupa berita hoax, ujaran kebencian, isu Sara hingga modus penipuan, pornografi dan lain-lain. Pihaknya mengimbau agar dalam menggunakan media sosial, para pelajar lebih jeli dan bijak serta mengutamakan saring sebelum sharing.

“Harus pandai-pandai mililih dan memilah informasi apa yang dibutuhkan dan bisa dipercaya. Tidak semua yang ada di internet adalah sebuah kebenaran. Lakukan tabayyun atau cross chek dengan pihak yang memiliki otoritas untuk itu.” Tambah AKBP Didit

Selain itu, AKBP Didit juga menyinggung tentang pentingnya peran generasi millenial dalam menangkal paham radikalisme dan intoleransi yang mulai merebak bekalangan ini. Sebagai generasi muda penerus bangsa harus memiliki jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.

“Banggalah menjadi Indonesia dengan segala keragamanannya.” Pungkasnya