Antisipasi Kecelakaan, Polsek Watulimo Pasang Water Barrier

Polres trenggalek – Seiring masih kurangnya warga yang peduli akan keselamatan dalam berlalulintas, serta masih seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas khususnya di jalur alternatif Gemaharjo Prigi tepatnya di tanjakan Kaligereng Desa Prigi dan jalur searah Desa Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek, Unit Lantas Kepolisian Sektor Watulimo Polres Trenggalek memasang water barrier maupun sejumlah alat petunjuk yang berisi pesan keselamatan berlalu lintas. Selasa (13/8).

Pemasangan water barrier tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi yang rawan terjadi kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas, serta di tempat umum yang mudah di lihat dan dibaca oleh pengguna jalan.

Ditemui di lokasi kegiatan, Ps. Kanit Lantas Polsek Watulimo Aiptu Hery Siswanto menjelaskan bahwa petunjuk serta water barrier ini dipasang agar masyarakat lebih memahami, lebih peduli, dan meningkatkan kewaspadaan serta mengedepankan keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami memasang papan petunjuk serta water barrier ini di simpang tiga jalan searah Desa Watuagung dan pertigaan Pos Polisi Gemaharjo Polsek Watulimo,” ujar Hery.

Lebih lanjut Aiptu Heri menjelaskan tujuan pemasangan di titik pertama simpang tiga Watuagung adalah memperjelas rambu larangan bagi pengguna jalan yang akan menuju Kecamatan Watulimo untuk tidak mengambil jalur lurus atau memotong jalur dari arah berlawanan, mengingat jalan ini adalah searah yang rawan akan terjadinya laka lantas.

“Sedangkan di pertigaan Pos Pol Gemaharjo water barrier dan papan petunjuk ini sifatnya sekedar himbauan agar pengguna jalan khususnya yang datang dari luar wilayah untuk tidak langsung mengikuti petunjuk dari aplikasi Google Maps, mengingat jalur ini cukup terjal naik turunnya, apalagi ragu lebih baiknya ambil jalur utama saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Saiful Rokhman S.H melalui Ps. Kasihumas Bripka David Iskandar, S.H menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas, dan diharapkan dapat menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Stop pelanggaran, stop kecelakaan, jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.