Pemerintah Desa Suruh Gelar Sosialisasi Dan Penyuluhan Tentang Perlindungan Anak

Polres Trenggalek – Guna untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak serta kekerasan dalam rumah tangga, Pemerintah Desa Suruh bekerjasama dengan Dinas Sosial menyelenggarakan pelatihan dan penyuluhan terhadap kekerasan terhadap anak sekaligus mencegah terjadinya KDRT bertempat di Balaidesa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Senin (12/08)

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ibu Kristina perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek, Gunawan Kepala Desa Suruh, Bripka Ferry Eko H, SH Bhabinkamtibmas Desa Suruh Polsek Suruh Polres Trenggalek, Sertu Pujianto Babinsa Desa Suruh Posramil Suruh, Tamu undangan yang terdiri dari ibu ibu PKK, ibu ibu perwakilan dari seluruh Rt se Desa Suruh sekitar 40 Orang.

Gunawan selaku Kepala Desa Suruh dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadirannya para tamu undangan dalam kegiatan latihan dan penyuluhan tentang perlindungan anak serta mencegah terjadinya kenakalan remaja ini.

“Bagi para ibu ibu PKK yang mengikuti kegiatan ini agar betul betul memperhatikan apa yang disampaikan oleh Narasumber dari Dinas Sosial P3A, sehingga apa yang didapat dalam kegiatan ini nantinya disampaikan kepada warga masyarakat yang ada dilingkungannya masing masing,” tutur Gunawan.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Suruh Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Ferry Eko H, SH dalam kegiatan itu menyampaikan bahwasannya UU Penghapusan KDRT tidak membeda bedakan gender, dimana baik istri maupun suami sama sama dapat diidentifikasi sebagai pelaku KDRT jika melakukan kekerasan.

“Jangan sampai ada Kekerasan dalam rumah tangga, setiap permasalahan yang terjadi selasaikan terlebih dulu ditingkat bawah sampai tuntas, serta bila ada sesuatu hal agar segera menghubungi tiga pilar Kamtibmas dan bila menemukan hal hal yang mencurigakan atau ada pelaku kejahatan tertangkap tangan, ditekankan kepada warganya untuk tidak main hakim sendiri,” jelas Bripka Ferry Eko H

Sementara itu, Ibu Kristina dari Dinsos P3A (Pemberdayaan Perempuan dan Anak) menyampaikan bahwa kita harus mengembangkan kesadaran, kemampuan, tanggung-jawab, dan peran aktif masyarakat dalam menangani permasalahan sosial di lingkungannya serta memperbaiki kualitas hidup dan kesejahteraan.

“Terlindunginya anak, lanjut usia dari tindak kekerasan, eksploitasi dan perlakuan salah satu pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak, adapun perlindungan tersebut meliputi pendampingan, penanganan kasus, bantuan hukum serta usaha pencegahan dan pengurangan resiko terjadinya kekerasan,” terangnya.

“Diharapkan dengan sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan antisipasi masyarakat terhadap berbagai problem sosial di bidang perlindungan anak khususnya di Desa Suruh dan umumnya diwilayah Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Wardjito, SH saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan bahwa telah memerintahkan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Suruh untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa maupun warga desa binaannya agar terjalin sinergitas dan kemitraan diantara aparat keamanan dengan seluruh warga masyarakat.

“Dengan selalu hadirnya Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa maupun warga desa binasnnya, seperti pertemuan atau rapat maka akan dapat mengetahui setiap perkembangan yang terhadi didesa binaan dan juga akan terjalin suatu komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat maupun dengan aparatur pemerintahan desa sehingga setiap permasalahan maupun persoalan akan segera dapat untuk diselesaikan,” jelas Kapolsek Suruh AKP Wardjito, SH