Sebuah Truk Dum Yang Memuat Koral Terguling Karena Mengalami Patah As

Polres Trenggalek – Kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan jenis truk dum bermuatan koral kembali terjadi, lokasi dari kejadian laka tersebut sama persis dengan tempat kecelakaan truck Dum yang bermuatan aspal beberapa waktu lalu.

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Suruh – Dongko tepatnya di tanjakan 17 persen Desa Puru Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek ini terjadi pada Senin (12/08) sekira pukul 11.15 Wib. Saat itu truk dump warna merah dan hitam dengan Nopol AG 8057 UZ yang dikemudikan oleh Suminto, Rt 21 Rw 05 Sumber Bening Kecamatan Dongko, bermuatan koral datang dari arah Desa Bendo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek menuju ke Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek.

Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Wardjito, SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut dan menerangkan bahwa akses terdekat dan yang utama menuju ke Kecamatan Dongko maupun ke Panggul dari Kabupaten Trenggalek adalah jalan Suruh – Dongko serta harus melewati tanjakan dan tikungan yang cukup tajam, namun nahas truk Dum saat berada ditanjakan 17 persen tiba-tiba as roda truk tersebut patah. Tak ayal, truk pun tidak kuat untuk naik dan langsung mundur beberapa meter.

“Kebetulan saat truk tersebut mundur ada beberapa kendaraan di belakang, tapi posisi memang agak jauh sehingga tidak terjadi tabrakan,” tutur Kapolsek Suruh AKP Wardjito, SH

“Saat mundur, sang sopir dengan cepat membanting setirnya ke kanan agar kendaraan di belakangnya tidak menjadi korban. Namun truk Dum tersebut akhirnya menabrak tebing dan masuk ke parit, sebagian muatan truk berupa koral untuk pengaspalan jalan di Desa Cakul tumpah ke parit, setelah truk berhenti sopir truk tersebut keluar dari dalam truk melalui pintu sebelah kiri, dan Alhamdullilah sopir tidak mengalami luka sedikitpun hanya sopir terlihat syok,” tambah AKP Wardjito, SH yang merupakan Kapolsek Suruh Polres Trenggalek.

“Sopir truk dibantu warga sekitar dan rekan sesama sopir, paska kejadian langsung memindahkan muatan truk berupa koral ke truk lain serta memanggil truk derek guna untuk evakuasi truk yang terguling tersebut, dan dalam kejadian tersebut tidak sampai membuat arus lalulintas macet karena posisi truk terguling dipingir jalan serta tidak sampai dibagi jalan, guna untuk proses lanjut kasus Lakalantas tunggal tersebut ditangani oleh unit Lakalantas Polres Trenggalek,” pungkas AKP Wardjito, SH

Sementara itu Sugito yang merupakan penduduk sekitar, dan juga sebagai saksi mata dalam kejadian tersebut menerangkan bahwa tanjakan 17 persen pada khususnya dan jalan utama Suruh – Dongko ini memang rawan terjadi kecelakaan terhadap kendaraan pengangkut. Selain kondisi tanjakan dan turunan yang cukup tinggi juga terdapat banyak tikungan.

“Kami sangat berharap ada solusi agar kecelakaan tidak terus terusan terjadi. Masih untung dalam kejadian ini tidak ada kendaraan yang dihantam di belakangnya serta tidak ada korban,” ucap Sugito.