Kemeriahan Ronda Tek – Tek, ini Pesan Kapolsek Panggul.

Polres Trenggalek – Polsek Panggul di pimpin Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H., kawal dan amankan Kegiatan Lomba Ronda Tek-tek Umum se Kecamatan Panggul dalam Rangka HUT RI ke 74 tahun 2019 Kecamatan Panggul, Sabtu (17/8/2019). Malam.

Ronda tek-tek yang merupakan seni musik perpaduan menyanyi dan alat musik menggunakan kentongan yang terbuat dari bambu ini diramu menjadi alunan musik yang enak didengar. Kesederhanaan dan kekompakan pemain dalam menyayikan tembang daerah maupun lagu-lagu campursari menjadi pengisi teman saat ronda malam.

Lomba Ronda tek-tek ini diikuti 18 peserta dari :
Santri Masjid Al Hilal, PKK Idaman Hati Wonocoyo, SMAN 1 Panggul, SMP N 1 Panggul, PLB Sanggar Senam Panggul, SMK Ir Sutami, Ds Panggul, SH Terate, Man 2 Trenggalek, Ds Ngrambingan, Ansor PAC Panggul, SMP PGRI 2, Gembel Elit Independen Panggul, Panggul Green Nord, Mekar Bodoyo Barean Ngleben, Ladies Start Gayam, MTSN 5 Trenggalek, Dewan Ambalan Gajah mada SMK Islam Panggul

Route / Start Lapangan Desa Gayam Finish Kantor Balai Rakyat Kecamatan Panggul dengan Jarak tempuh 2,5 Km.

Dimana dalam kegiatan pengamanan tersebut Personil Polsek Panggul, di bantu TNI Koramil Panggul, Satpol PP dan Anggota Banser Kecamatan Panggul, Anggota Pam menempati Pos pengaturan pada penggal penggal Jalan serta Personil memperhatikan keamanan peserta lomba agar dalam pelaksanaan berjalan aman disamping itu juga bersikap waspada dan tanggap kepada pengguna jalan lainnya agar tidak terjadi kemacetan.

Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H, yang di dampingi Ketua Bhayangkari Ranting Panggul, saat dikonfirmasi dilokasi Panggung Kehormatan mengharapkan peserta lomba ronda tek-tek ini dapat memotivasi masyarakat Kecamatan Panggul terutama dalam menggalakan kegiatan Pos Kamling untuk mendukung bidang keamanan ketertiban masyarakat.

“Kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan, Selain mengangkat budaya lokal, Lomba Ronda tek-tek bertujuan agar kegiatan siskamling kembali di gelorakan lagi, selama ini tiap Rt di desa-desa ada Pos kamling, akan tetapi kegunaanya banyak yang tidak dimanfaatkan,” ujar Iptu Puguh.